SUMBAWA BARAT, - Peristiwa menegangkan dialami oleh para penumpang Kapal Mutiara Alas yang bertolak dari Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat, menuju Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, Kamis siang.Kapal tersebut mengalami mati mesin di tengah laut dan terombang-ambing.Perjalanan yang seharusnya memakan waktu paling lama dua jam dari Pulau Sumbawa ke Pelabuhan Kayangan, Lombok, harus lebih panjang karena kapal terombang-ambing selama kurang lebih empat jam di tengah laut hingga dievakuasi oleh kapal lain."Awalnya kami tidak terlalu khawatir, mengira hanya masalah kecil," ujar Bambang, salah seorang penumpang yang ikut dalam pelayaran tersebut."Tapi lama-kelamaan, kapal semakin jauh dari jalur dan mulai terombang-ambing, tidak jalan," ujarnya.Baca juga: 5 Nelayan Belopa yang Hilang Ditemukan Selamat, Perahunya Mati MesinPara penumpang mulai panik ketika menyadari bahwa kapal tidak dapat diperbaiki.Mereka melakukan siaran langsung dan mengambil video.Ada juga yang terlihat sibuk menelepon keluarga untuk meminta bantuan doa agar selamat.“Ombak cukup lumayan ya, membuat kapal semakin tidak terkendali. Beberapa penumpang terlihat berdoa, sementara yang lain berusaha menenangkan diri," kata Maya, ibu yang membawa satu anaknya."Saya sempat takut sekali, apalagi melihat anak-anak kecil yang menangis. Saya hanya bisa berdoa dan berharap ada pertolongan. Kami cukup lama di tengah laut, dari jarak yang sebenarnya 1,5 jam-2 jam dengan proses bongkar muat. Tadi jadi 4 jam, lalu dievakuasi 1 jam lagi,” kata Maya.Setelah terombang-ambing selama empat jam, akhirnya bantuan datang.Sebuah kapal lain menarik Kapal Mutiara Alas dan melakukan penarikan menuju Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur.Baca juga: Kakek 70 Tahun di Maluku Nyaris Hilang Saat Perahu Motor Alami Mati Mesin di Tengah LautProses penarikan memakan waktu sekitar 1,5 jam."Kami sangat bersyukur bisa selamat. Ini pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan, trauma juga naik kapal tua ini," kata Rani.Ia berharap pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Poto Tano tidak lagi memberikan izin operasi pada kapal tua.Sebab, keselamatan penumpang tidak terjamin.Semua penumpang Kapal Mutiara Alas berhasil dievakuasi dengan selamat di Pelabuhan Kayangan.Meskipun trauma, mereka merasa lega bisa kembali ke daratan dengan selamat.Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keselamatan pelayaran.
(prf/ega)
4 Jam Menegangkan di Tengah Laut, Penumpang Kapal Mutiara Alas: Anak-anak Kecil Menangis, Kami Hanya Berdoa
2026-01-11 03:47:43
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:53
| 2026-01-11 03:16
| 2026-01-11 02:24










































