LEMBATA, - Pemerintah Kabupaten Lembata, NTT, menyerahkan lahan seluas 9 hektar kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di wilayah itu.Proses penyerahan lahan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta, pada Senin .Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq menegaskan bahwa langkah ini sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan."Pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Lembata mulai berproses pada awal 2026," ujar Kanisius dalam keterangannya, Selasa .Baca juga: Respons Aksi Demo Ratusan Kades, Bupati Lembata: Pemda Tak Akan Tinggal DiamMenurutnya, kehadiran sekolah rakyat di Lembata akan menjadi tonggak penting peningkatan kualitas sumber daya manusia.Terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan antar generasi.Baca juga: Jalan Penghubung 6 Desa di Lembata Putus Total Usai Diterjang BanjirIa juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Suku Wolor, yang dengan penuh ketulusan dan tanggung jawab sosial telah menyerahkan lahan untuk kepentingan pendidikan dan masa depan generasi Lembata.Menurut Kanisius, kontribusi ini mencerminkan nilai luhur gotong royong dan kepedulian masyarakat adat terhadap pembangunan daerah.Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kemensos atas dukungan dan komitmen nyata dalam menghadirkan sekolah rakyat di Kabupaten Lembata."Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat adat menjadi kunci keberhasilan pembangunan sekolah rakyat ini," tandasnya.
(prf/ega)
Pemkab Lembata Serahkan Lahan 9 Hektar ke Kemensos untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
2026-01-11 03:52:03
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:35
| 2026-01-11 03:14
| 2026-01-11 03:00
| 2026-01-11 02:48
| 2026-01-11 02:46










































