Berkaca dari Kasus Alvaro, Polisi Diminta Lebih Gesit Tangani Penculikan

2026-01-11 14:48:23
Berkaca dari Kasus Alvaro, Polisi Diminta Lebih Gesit Tangani Penculikan
JAKARTA, - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mendesak polisi agar bergerak lebih cepat dan tegas dalam menangani kasus penculikan anak yang kembali marak di Indonesia.Desakan ini disampaikan Saan berkaca dari kasus Alvaro Kiano Nugroho, bocah 6 tahun yang dilaporkan hilang dan ternyata diculik lalu dibunuh oleh ayah tirinya.“Ya, terkait dengan soal maraknya penculikan ya, terkait terutama buat para anak ya. Dan memang seperti yang terjadi belakangan ini, tentu kita sangat berharap dan meminta kepolisian untuk cepat tanggap, untuk bisa lebih gesit lagi nanti dalam menangani berbagai kasus-kasus kejahatan terutama terkait dengan soal penculikan terhadap anak-anak,” ujar Saani di Gedung DPR RI, Selasa .Baca juga: Puan Desak Aparat Usut Tuntas Kasus Alvaro: Ini Tanggung Jawab NegaraSaan pun mendorong aparat penegak hukum meningkatkan koordinasi, kecepatan respons, dan efektivitas penyelidikan dalam menangani kasus penculikan anak.Politikus Partai Nasdem itu menilai perlindungan anak harus diperkuat melalui kolaborasi lintas lembaga.Dia berharap, kasus Alvaro menjadi pembelajaran sekaligus pengingat bahwa negara harus hadir memastikan keselamatan dan perlindungan anak di seluruh daerah.“Jadi kita nanti akan minta juga Komisi III untuk mendorong itu, dan juga KPAI untuk bisa berkolaborasi dengan kepolisian untuk bisa menangani terkait dengan berbagai kasus penculikan terhadap anak,” kata Saan.Baca juga: 7 Fakta Penculikan dan Pembunuhan Alvaro: Hilang 8 Bulan, Ditemukan Tinggal KerangkaKasus Alvaro menjadi perhatian publik setelah polisi mengungkap dugaan penculikan dan pembunuhan yang dilakukan ayah tirinya, Alex Iskandar (AI).Alvaro hilang dari Masjid Jami Al Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 6 Maret 2025, sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia delapan bulan kemudian.Alex diduga membekap Alvaro hingga tewas ketika korban menangis tanpa henti di rumah pelaku di Tangerang.Baca juga: Kronologi Lengkap Kematian Alvaro: Dari Penculikan hingga DitemukanJenazah bocah tersebut kemudian disimpan di garasi selama tiga hari dalam kantong plastik hitam sebelum dibuang ke wilayah Tenjo, Kabupaten Bogor.Polisi menyatakan Alex telah mengakui seluruh perbuatannya.Penyelidikan juga mengungkap dugaan tindakan penculikan, pembunuhan berencana, serta penyembunyian jenazah.Motif dugaan pembunuhan disebut berkaitan dengan dendam mendalam pelaku kepada istrinya, yang bekerja di luar negeri dan dicurigai memiliki hubungan dengan pria lain.Baca juga: Delapan Bulan Misteri Alvaro Kiano Terungkap: Diculik dan Dihabisi Ayah TiriPolisi juga menemukan pesan bernada ancaman dalam ponsel pelaku.


(prf/ega)