PSI Sebut Pemimpin Lahir karena Kehendak Tuhan, Singgung Jokowi Tukang Kayu Jadi Presiden

2026-01-12 12:57:16
PSI Sebut Pemimpin Lahir karena Kehendak Tuhan, Singgung Jokowi Tukang Kayu Jadi Presiden
JAKARTA, - Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menyatakan, seorang pemimpin lahir karena kehendak Tuhan sehingga tidak semestinya ada pihak-pihak yang mengeklaim berjasa menghasilkan seorang pemimpinHal tersebut Ali sampaikan dalam Rapat Koordinasi Wilayah PSI Se-Maluku Utara, Jumat .“Kalau ada yang bilang ‘dia bisa jadi pemimpin karena saya, karena partai ini’, itu bohong besar. Tidak ada manusia yang bisa menentukan itu. Pemimpin lahir karena kehendak Allah, bukan karena ego siapa pun,” ujar Ali, dikutip dari siaran pers, Minggu .Baca juga: Ahmad Ali Sebut PSI Kehilangan Keistimewaan di Pemilu 2029, Ini SebabnyaMenurut Ali, sudah saatnya publik berhenti memuja narasi politik elitis yang menjadikan partai sebagai 'pabrik keturunan' atau 'warisan keluarga'.Dia turut meminta agar tidak ada pihak yang merasa paling berjasa ketika Joko Widodo (Jokowi) berhasil menjadi Presiden ke-7.“Pak Jokowi itu tukang kayu. Tapi beliau menjadi Presiden RI. Jadi jangan pernah ada yang merasa paling berjasa atau paling berhak menentukan siapa yang boleh memimpin,” kata Ali.Baca juga: Ahmad Ali: PSI Bukan untuk Kepentingan Keluarga Jokowi, Kebetulan Kaesang Jadi KetumAli lantas menegaskan bahwa tidak ada pemilik tunggal pada PSI.Ia mengeklaim, partai berlambang gajah ini dimiliki oleh setiap kader yang bekerja keras untuk membesarkan partai.“Di PSI tidak ada pemilik tunggal. Bukan keluarga tertentu, bukan elite tertentu. ‘Pemegang saham’ PSI adalah seluruh ketua, pengurus, dan kader di setiap daerah yang bekerja siang-malam membesarkan partai ini. Kalau mau klaim, klaim kerja keras, bukan klaim tak berdasar,” sambung Ali.Baca juga: PSI Mengusik PDI-PLalu, Ali menegaskan PSI berdiri bukan untuk mengikuti pola lama yang basi dan mempersempit ruang anak muda.“Kita ini bukan partai yang mau mengulang politik kuno. Kita hadir untuk menghancurkan tembok itu, bukan untuk mewarisinya,” kata mantan kader Partai Nasdem tersebut.Ia pun berharap, PSI dapat melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang menjadi motor perubahan bangsa.Baca juga: Ahmad Ali Heran PSI Jual Nama Jokowi Terus tapi Tak Pernah Lolos 2 Pemilu“PSI harus menghasilkan Jokowi-Jokowi muda, pemimpin yang berasal dari rakyat, yang dekat dengan rakyat, dan yang berani menggebrak kalau harus. Negeri ini butuh keberanian baru, bukan warisan lama,” kata Ali.Ali juga mengajak agar seluruh struktur PSI di Maluku Utara menjadi barisan paling depan dalam pertarungan melawan cara politik lama.“Kita maju bukan untuk sekadar ikut pemilu. Kita maju untuk mengubah permainan. Dan siapa pun yang mencoba menghalangi gerak PSI, akan kita hadapi,” imbuh dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-12 10:49