PATI, – Kabupaten Pati mendapat 1.386 kuota jemaah haji untuk pemberangkatan tahun 2026. Kloter pertama rencananya diberangkatkan ke embarkasi pada 21 April 2026.Kabar ini disambut penuh syukur oleh para calon jemaah. Salah satunya Karsumi, warga Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, yang mengaku bahagia karena bisa berangkat lebih cepat dari jadwal seharusnya.“Alhamdulillah masuk kuota tambahan. Sangat senang karena sudah ditunggu sejak 2013. Harusnya berangkat 2027, alhamdulillah dapat kuota tambahan,” ujarnya.Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pati, Umi Isti’anah, menjelaskan bahwa kuota tersebut merupakan bagian dari total 34.122 kuota jemaah haji Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2026. Jumlah tersebut mencakup jemaah reguler, lansia, dan kuota tambahan.“Total keseluruhan yang berangkat tahun 2026 ada 1.386 jemaah. Itu menyesuaikan pembagian kuota dari Jawa Tengah, yang mendapat lebih dari 34 ribu kuota dari pusat,” terangnya.Baca juga: Kisah Tukang Sepatu Gagal Haji Namun Mendapat Predikat Haji MabrurIa menambahkan bahwa terdapat 144 kuota tambahan tahap pertama dan 86 kuota tambahan tahap kedua, yang semuanya digabung dalam total jemaah yang akan berangkat.Kemenag memastikan bahwa calon jemaah dengan nomor porsi terdaftar hingga 14 Februari 2013 masuk daftar berangkat tahun 2026. Proses pelunasan biaya dilakukan dua tahap:Tahap 1: 24 November – 23 Desember 2025Tahap 2: 2 – 9 Januari 2026Pelunasan hanya bisa dilakukan setelah calon jemaah dinyatakan istitha’ah atau mampu secara kesehatan oleh fasilitas kesehatan (faskes) bawah naungan Dinas Kesehatan.Namun, beberapa jemaah sempat terkendala proses pemeriksaan istitha’ah.“Data kesehatan harus sangat hati-hati karena terhubung ke aplikasi pemerintah Arab Saudi. Sekali memasukkan data tidak bisa diedit lagi,” jelasnya.Sejumlah calon jemaah juga masih menunggu proses submit data dari puskesmas setempat akibat error pada sistem Siskohatkes.Jika masih tersisa kuota setelah tahap pelunasan pertama, jemaah cadangan dapat naik pada tahap kedua. Termasuk jemaah yang hendak melakukan penggabungan mahram, seperti suami-istri atau orang tua-anak.“Finalnya setelah pelunasan tahap 1 dan 2 selesai pada 9 Januari 2026,” kata Umi.Provinsi Jawa Tengah mendapat jatah lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025, Jateng hanya mendapatkan sekitar 29 ribu kuota, namun pada 2026 meningkat menjadi 34 ribu kuota.“Antrean pendaftar haji Jateng sangat tinggi. Bahkan antrean terakhir sampai September 2025,” pungkasnya.
(prf/ega)
Pati Dapat 1.386 Kuota Haji 2026, Kloter Pertama Berangkat 21 April
2026-01-12 09:51:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 09:43
| 2026-01-12 09:14
| 2026-01-12 07:43










































