PENANG, - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang mendorong warga negara Indonesia (WNI) untuk menggunakan QRIS sebagai instrumen pembayaran saat berkunjung ke Malaysia. Melalui kerja sama QR Cross Border Payment Indonesia-Malaysia yang terjalin sejak 2023, WNI kini dapat bertransaksi dengan memindai QR DuitNow (QR standar bank sentral Malaysia) melalui aplikasi di ponsel pintar (smartphone). Menurut Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Penang Wanton Saragih, QRIS menjadi bagian dari upaya modernisasi layanan publik bagi WNI di luar negeri. Penggunaan QRIS membuat transaksi lintas negara menjadi lebih mudah, efisien, dan aman bagi masyarakat Indonesia.Baca juga: KJRI Penang Dorong QRIS Jadi Standar Pembayaran Transaksi WNI di Malaysia/YOHANA ARTHA ULY Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Penang Wanton Saragih dalam acara 'Promosi Destinasi Wisata Indonesia dan Promosi Pemanfaatan kerja sama QR Cross Border Payment' di Penang, Rabu ."Esensinya adalah pelayanan publik. Bagaimana negara hadir memfasilitasi warga kita di luar negeri agar bisa bertransaksi dengan lebih mudah, lebih hemat, dan lebih aman menggunakan sistem keuangan Indonesia," ujarnya saat ditemui Kompas.com di Penang, Malaysia beberapa waktu lalu, dikutip Senin . Wanton menuturkan, sejak 2024, pihaknya aktif mendorong pelaku bisnis bidang rumah sakit, farmasi, hingga ritel di Penang, Kedah, dan Perlis, yang menjadi wilayah kerja KJRI Penang, untuk menerima QRIS sebagai metode pembayaran. Sejumlah rumah sakit di Penang telah menerima pembayaran menggunakan QRIS, seperti Northern Heart Hospital dan Island Hospital.Selain itu, berbagai farmasi, kafe, dan gerai ritel lainnya juga telah mengadopsi sistem pembayaran QR lintas negara ini.Baca juga: Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Pakai QRIS di Luar Negeri Lebih Murah dan Praktis Ia menambahkan, dari sisi manfaat, transaksi menggunakan QRIS lebih aman dibandingkan uang tunai, dan lebih ekonomis dibandingkan penukaran mata uang di money changer. Selain itu, QRIS cross border atau lintas negara sudah menggunakan skema local currency transaction (LCT). Artinya, konversi mata uang dilakukan langsung antara rupiah dan mata uang negara asal tanpa melalui dollar AS.
(prf/ega)
KJRI Penang: QRIS Dorong Layanan Publik yang Lebih Modern bagi WNI di Luar Negeri
2026-01-11 22:05:19
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:39
| 2026-01-11 22:11
| 2026-01-11 22:07
| 2026-01-11 19:56










































