Aktivitas Meningkat, Gunung Sangeangapi Berstatus Waspada

2026-01-15 05:39:50
Aktivitas Meningkat, Gunung Sangeangapi Berstatus Waspada
BIMA, - Gunung Sangeangapi di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, mengalami peningkatan status dari level normal menjadi waspada.Kepala Pos Pengamatan Gunung Sangeangapi, Ari Yuda, mengatakan kenaikan status ini menyusul peningkatan aktivitas seismik dan pengamatan visual berupa hembusan asap dari area kawah."Gunung Sangeangapi statusnya sekarang sudah naik dari level normal ke waspada," kata Ari saat dikonfirmasi, Sabtu .Baca juga: Abu Gunung Sangeangapi Ganggu Penerbangan di AustraliaAri menyebut sejak 18 November 2025, tercatat 43 kali gempa hembusan. Selain itu, terjadi 5 kali gempa tornilo, 25 kali gempa vulkanik dalam, 31 kali gempa tektonik lokal, 5 kali gempa vulkanik dangkal, dan 56 kali gempa tektonik jauh.Dari hasil pengamatan visual, pada Sabtu sekitar pukul 06.30 Wita terlihat tembusan baru yang disertai kepulan asap tebal. Tembusan yang membentuk kawah baru itu berada di sebelah barat dari lokasi erupsi terakhir Gunung Sangeangapi pada 2014."Intensitasnya cenderung konstan terus menerus, lalu asapnya dari tipis sampai tebal tapi belum terlalu tinggi," ujarnya.Ari menuturkan peningkatan aktivitas ini merupakan siklus sepuluh tahunan Gunung Sangeangapi.Warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 6,5 kilometer dari kawah utama."Secara sektoral itu asap ke timur tenggara, jadi harus lebih berhati dan menjauhi kawasan tersebut," kata Ari Yuda.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-15 05:04