- Sebanyak 94 siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 5 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat terpaksa mengikuti ujian semester di tenda darurat pada Senin .Hal ini karena bangunan sekolah mereka masih rusak akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi akhir November silam.Tenda yang digunakan siswa untuk mengikuti ujian semester merupakan milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)."Seluruh ruangan rusak berat, hanya ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang tersisa, jadi kami dirikan tenda darurat agar siswa-siswi dapat mengikuti ujian semester," kata Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat di Parik Malintang, dilansir Antara, Selasa .Baca juga: Unpad Akan Beri Beasiswa ke Mahasiswa Terdampak Banjir SumateraKepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Padang Pariaman, Amirul Arief mengatakan ujian semester di SDN tersebut berlangsung empat hari hingga hari Kamis.Kata Amirul, awalnya pihaknya berencana menggelar ujian di sekolah terdekat dari SDN 5 Batang Anai.ANTARA/HO-BPBD Padang Pariaman Anggota BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, mengevakuasi korban banjir di Kecamatan Ulakan Tapakis. Pemkab Padang Pariaman, Senin , tetapkan status tanggap darurat banjir, longsor, dan pohon tumbang. Bencana meluas akibat cuaca ekstrem.Namun lantaran lokasinya berjarak tiga kilometer dinilai dapat membebani siswa, kegiatan dilaksanakan di tiga tenda dari BNPB."SDN 5 Batang Anai ruangannya tidak ada, jadi terpaksa ujian di tenda. Mebeler (meja dan kursi) telah dilengkapi, sehingga bisa dilaksanakan ujian hari ini. Jika terjadi hujan, kegiatan dilaksanakan di masjid," kata dia.Baca juga: Pakar UGM: Jawa hingga Papua Bagian Selatan Berpotensi Hujan Intens yang Picu Longsor-BanjirSetidaknya 60 sekolah di Padang Pariaman terdampak dan empat diantaranya rusak berat.Amirul menambahkan, banyak sekolah yang rusak dan tertimbun lumpur banjir serta material longsor, bahkan ketinggiannya mencapai sekitar dua meter.Menurut Rahmat, meskipun para murid melaksanakan ujian di tenda, namun wajah mereka menunjukkan raut antusias menjawab soal-soal yang telah disediakan.Para siswa dinilai memiliki keinginan untuk belajar yang tinggi.Baca juga: Kemendikdasmen Buka Layanan Penggantian Ijazah dan Dokumen Pendidikan Korban Banjir Sumatera Sehari sebelumnya Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Padang Pariaman dan Dinas Sosial setempat melakukan proses pemulihan emosional dan psikologis untuk menyembuhkan luka batin atau trauma healing terhadap anak-anak di sekolah itu.
(prf/ega)
Sekolah Rusak Akibat Banjir, 94 Siswa SD di Padang Pariaman Ujian Semester di Tenda Darurat
2026-01-12 09:49:45
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 09:25
| 2026-01-12 09:18
| 2026-01-12 09:12
| 2026-01-12 08:16
| 2026-01-12 08:09










































