Truk Sumbu 3 Masih Melintas di Tol Saat Nataru, Kakorlantas Koordinasi ke Menhub

2026-02-05 15:07:54
Truk Sumbu 3 Masih Melintas di Tol Saat Nataru, Kakorlantas Koordinasi ke Menhub
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyoroti masih banyaknya truk sumbu 3 atau truk besar yang masih melintas di jalan tol selama libur Natal dan tahun baru (Nataru) sampai saat ini. Dia menyayangkan hal tersebut."Tadi kami juga menekankan kembali terkait dengan kendaraan sumbu 3, karena kami mendapatkan laporan masih ada beberapa kendaraan sumbu 3 yang melintas," kata Irjen Agus kepada wartawan di kawasan Cawang, Jakarta Selatan, Kamis (25/12/2025).Irjen Agus langsung berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk menindaklanjuti hal tersebut. Menurutnya, hal ini penting bagi keselamatan para pemudik."Saya sudah koordinasi dengan Pak Menteri Perhubungan untuk kembali menekankan agar kendaraan sumbu 3 untuk sementara tidak melintas dulu di jalan tol," jelasnya."Sehingga keselamatan dan kelancaran bagi masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan di akhir tahun ini betul-betul bisa kita berikan secara optimal," imbuhnya.Sementara itu, dia menyebut belum ada insiden besar selama mudik Natal dan tahun baru. Dia berharap hal ini bertahan hingga seluruh masyarakat kembali pulang."Untuk kejadian-kejadian yang menonjol, sampai saat ini dilaporkan nihil. Kita harapkan semuanya bisa berjalan dengan aman, lancar, dan selamat sampai tujuan," ucapnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-05 14:22