Anak 16 Tahun jadi Komplotan Polisi Gadungan di Banyumas, Peras Korban Pakai Modus Narkoba

2026-01-15 03:58:54
Anak 16 Tahun jadi Komplotan Polisi Gadungan di Banyumas, Peras Korban Pakai Modus Narkoba
BANYUMAS, - Polresta Banyumas, Jawa Tengah, mengungkap pemerasan dengan kekerasan yang menggunakan modus jebakan kasus narkoba. Ada tujuh pelaku yang diringkus. Salah satu ada yang berperan sebagai polisi gadungan. Kasus ini juga melibatkan anak berusia 16 tahun.Tujuh pelaku ditangkap setelah diduga memeras seorang pemuda berinisial PR (23), warga Patikraja, dengan dalih bahwa korban terlibat penyalahgunaan obat terlarang. Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Andriyansyah Rithas Hasibuan, mengatakan pengungkapan dilakukan setelah korban melapor pada 27 November 2025."Setelah laporan masuk, tim langsung melakukan penyelidikan. Dari bukti permulaan yang cukup, tujuh orang kami tetapkan sebagai tersangka," kata Andriyansyah kepada wartawan, Senin .Baca juga: Polisi Gadungan yang Tipu Wanita Rp 170 Juta di Tuban Akhirnya TertangkapPara tersangka ialah FHR (24), FH alias Simed (24), RDI (19), ADP alias Tongil (35), AAP alias Dika (26), SYP alias Kijing (26), serta BAM (16) yang ditangani Unit PPA.Andriyansyah menjelaskan, kasus ini berawal pada Kamis pukul 23.00 WIB.Korban dipaksa oleh tersangka BAM untuk membeli obat tramadol dan yarindo melalui Instagram.Saat korban tiba di warung depan lapangan Patikraja untuk menyerahkan barang, sebuah mobil Toyota Agya putih berisi lima orang datang dan menjemputnya secara paksa. Ada pelaku yang mengaku sebagai polisi."Salah satu pelaku mengaku sebagai anggota Satresnarkoba Polresta Banyumas. Korban dipukul, diborgol, dan dipaksa mengaku sebagai bandar narkoba," ungkap Andriyansyah.Korban kemudian dibawa berkeliling dan akhirnya dihentikan di SPBU Karanglewas, Purwokerto Barat.Baca juga: Perempuan di Tuban Tertipu Ratusan Juta oleh Polisi GadunganDi tempat itu, para pelaku meminta uang tebusan sebesar Rp 10 juta agar korban dilepaskan.Korban kemudian menyerahkan Rp 1,2 juta milik neneknya karena dirinya tak memiliki uang.Korban juga meminta rekannya mentransfer sejumlah uang hingga total kerugian mencapai Rp 6,9 juta, termasuk satu unit ponsel yang dirampas.Setelah menerima uang, pelaku menurunkan korban dan rekannya di Lapangan Rejasari.Dalam kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa bukti transfer dari aplikasi DANA, satu unit Toyota Agya putih, kartu ATM milik tersangka, dan satu unit ponsel.Baca juga: Pejabat Pemkab Banyumas Akan Patungan Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan"Mereka menciptakan situasi seolah korban tertangkap kasus narkoba. Semua skenario sudah mereka siapkan untuk memeras," ujar Andriyansyah.Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 368 Ayat (1) KUHP tentang pemerasan dengan kekerasan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Kamera belakang Honor 500 Pro juga lebih canggih, dengan konfigurasi kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera telefoto 50 MP dengan zoom optis 3x.Sementara Honor 500 reguler dibekali kamera utama 200 MP dan kamera ultrawide 12 MP yang sama tapi tanpa kamera telefoto.Baca juga: Honor X6b Plus Meluncur, HP Tahan Banting Harga Rp 1 JutaanSelebihnya, spesifikasi Honor 500 dan Honor 500 Pro di China sama. Keduanya kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Layar Honor 500 series diklaim punya bezel yang tipis, sekitar 1,05 mm. Layar ini juga mendukung pemindai sidik jari di bawah layar. Layar keduanya memiliki punch hole yang menampung kamera depan 50 MP.Honor Honor 500 dan Honor 500 Pro kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Untuk software, Honor 500 dan 500 Pro menjalankan sistem operasi Android 16 dilapisi antarmuka MagicOS 10.0Kedua perangkat mendukung Honor Phantom Engine. Honor mengeklaim ini memungkinkan pengalaman main game-nya bakal terasa lebih smooth dan responsif. Pasalnya, ponsel disebut dapat mempertahankan 120fps stabil dalam game MOBA populer, dengan frame rate rendah 1 persen mencapai 118,4fps dan diklaim memiliki tingkat jitter 0,00 persen.Baca juga: Honor MagicPad 3 Pro Resmi, Tablet Flagship Pertama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5Kedua ponsel flagship Honor ini ditopang baetai jumbo sebesar 8.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat (fast charging) 80 watt via kabel, 27 watt reverse wired charging, dan 50 wall nirkabel (varian Pro saja).

| 2026-01-15 02:36