- Kesedihan mendalam menyelimuti keluarga para korban kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa . Dari total 22 korban tewas, salah satunya adalah Ervina (25), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan.Keluarga mengungkap bahwa sebelum menghembuskan napas terakhir, Ervina sempat mengirim video dan voice note yang menggambarkan kondisi mencekam di dalam gedung saat kebakaran terjadi.Kakak korban, Anggraini atau Ani, menyampaikan bahwa adiknya mengirim video dan rekaman suara kepada keluarga saat tengah terjebak di lantai kantor.“Jadi memang pas kebakaran terjadi, Ervina kirim video ke kakak saya yang juga kakaknya almarhumah. Dia kasih tahu kantornya kebakaran,” ujar Anggraini dengan suara bergetar saat ditemui di rumah duka di Jalan Kecapi III, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu pagi.Ani menjelaskan, voice note yang dikirim Ervina berisi ungkapan keputusasaan adiknya ketika berada di dalam gedung yang dipenuhi asap.Baca juga: Kebakaran Terra Drone di Kemayoran, Ibu Panik Dapat Telepon “Bu, Kantorku Meledak”, 22 Orang Tewas“Dia kirim voice note, isinya, ‘Gua nggak tau lagi ya, sumpah ini gua udah benar-benar nggak bisa ngapa-ngapain ya guys, maap banget. Gua nggak tau lagi nih’,” tutur Ani.Video dan voice note itu kemudian diteruskan oleh salah satu kakaknya ke grup keluarga besar. Seketika seluruh keluarga panik.“Syok semuanya. Saat itu saya sedang kerja, kakak saya juga sedang kerja. Di rumah ada adik dan papa mama, jadi kami semua saling berkabar saja. Syok semua,” kata Ani.Hingga Rabu pagi, keluarga masih menanti kedatangan jenazah Ervina dari RS Polri Kramat Jati. Rencananya, Ervina akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Gang Langgar 2, Jagakarsa, Jakarta Selatan.“Semua berkas sudah dikirim dan dimasukkan ke RS Polri, masih menunggu saja. Kasihan kalau tidak cepat-cepat dimakamkan. Rencananya jenazah datang langsung dimakamkan,” ujar Anggraini.Baca juga: Pariyem, Korban Tewas Kebakaran Gedung Terra Drone Tulang Punggung KeluargaRS Polri Kramat Jati melanjutkan proses identifikasi terhadap 19 jenazah yang belum teridentifikasi. Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, mengatakan tim telah memperoleh data pembanding dari keluarga korban.“Dari 22, sekarang teridentifikasi 3, berarti ada 19 yang belum, lagi proses ini,” ujarnya, Rabu.Pemeriksaan dilakukan oleh Tim DVI RS Polri yang melibatkan:“Yang kami telah lakukan pemeriksaan sebanyak 11 kantong jenazah,” kata Heru.Baca juga: Kebakaran Gedung Terra Drone, Bangunan Hanya Punya Satu Akses dan Tanpa Jalur EvakuasiPada Selasa malam, tim DVI menggelar sidang rekonsiliasi dan berhasil mengidentifikasi tiga jenazah.
(prf/ega)
Kebakaran Terra Drone, Karyawan Kirim Video dan Voice Note sebelum Meninggal, 3 Jenazah Teridentifikasi
2026-01-12 03:35:42
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 02:59
| 2026-01-12 02:37
| 2026-01-12 02:35
| 2026-01-12 01:55










































