Pedagang Pasar Asemka Sepi Pembeli, Kini Bertahan Lewat Jualan Online

2026-01-14 07:23:46
Pedagang Pasar Asemka Sepi Pembeli, Kini Bertahan Lewat Jualan Online
JAKARTA, - Hiruk-pikuk suasana tawar-menawar yang biasanya menggema di lorong-lorong Pasar Asemka, Tamansari, Jakarta Barat, kini tak lagi terdengar.Menjelang pergantian tahun 2025, salah satu pusat grosir mainan, aksesori, dan suvenir yang legendaris ini justru terlihat sepi dan lesu.Pantauan Kompas.com di lokasi, kios-kios penjual aksesori maupun suvenir terlihat sepi pengunjung.Para pedagang terlihat bersandar di dalam kios sambil memainkan ponselnya, menunggu ada pelanggan yang datang untuk menawar dagangannya.Baca juga: Nasib Pedagang Pasar Loak Menteng, Pendapatan Turun dan Ditinggal PembeliSetiap ada orang yang melintas di lorong, wajah mereka terangkat dan sontak mengganti ekspresinya untuk menyapa dan menjajakan barang dagangannya.Pada beberapa kios, terlihat tumpukan kardus berdampingan dengan barang yang ditampilkan di etalase./Ridho Danu Prasetyo Pedagang mainan anak di Pasar Asemka, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa Sementara, di kios lain, para pedagang sibuk melakukan pengemasan untuk dikirim ke kurir daring, meski mereka tak terlihat melayani satu pun pembeli di lapaknya.Para pedagang mengakui adanya penurunan drastis jumlah pengunjung yang datang berbelanja ke Pasar Asemka.Situasi ini memaksa mereka memutar otak, salah satunya dengan menggantungkan nasib pada penjualan daring (online) dan mengikuti tren viral media sosial agar tetap bisa mendapat pemasukan.Aida (33), seorang pedagang tas yang meneruskan usaha orangtuanya, merasakan betul perbedaan atmosfer perdagangan saat ini dibandingkan masa lalu."Ngerasain banget sepi banget. Terutama kayaknya ya dua tahun inilah, dua tahun ini Asemka kayak ya bedalah gitu dari yang sebelum-sebelumnya," ujar Aida saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa .Baca juga: Setengah Abad Berdagang, Fauzy Tetap Bertahan di Pasar Loak Jalan Surabaya yang SepiMenurut Aida, jika dibandingkan dengan masa saat ibunya yang berjualan, kondisi saat ini sangat jauh berbeda.Pengunjung yang datang langsung ke toko fisiknya kini bisa dihitung jari."Kalau dalam sehari yang beli ke toko langsung tuh ya paling 10 kali ya paling banyak gitu. Bahkan kadang enggak nyampe 10 lah, keitung jari. Sisanya ya dari online," ungkap Aida.Sadar bahwa mengandalkan pengunjung pasar tak lagi menjanjikan, Aida mau tidak mau harus beradaptasi dengan teknologi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 05:33