Gratis dan Lepas Stres, Warga Jakarta Pilih Mancing di Kali yang Tercemar Limbah

2026-02-03 00:09:17
Gratis dan Lepas Stres, Warga Jakarta Pilih Mancing di Kali yang Tercemar Limbah
JAKARTA, - Di bawah langit yang sendu, belasan orang tampak duduk termenung di atas tanggul Kali Cengkareng Drain, Pantai Indah Kapuk (PIK) 1, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin .Meski duduk bersebelahan, mereka tidak saling mengobrol. Perhatian masing-masing tertuju pada kail pancing yang dilemparkan ke dalam aliran kali.Sebagian pemancing menunggu umpan mereka disambar ikan sambil mengisap rokok dan menyeruput kopi hitam.Baca juga: Hidup dari Gunungan Sampah Bantargebang, Andi Raup Rp 30 Juta per Bulan dari Limbah PlastikSalah seorang pemancing asal Jakarta Barat, Ilyas (50), mengaku hampir setiap hari libur kerja selalu datang ke Kali Cengkareng Drain untuk memancing ikan demi menghilangkan stres./ SHINTA DWI AYU Bahaya memancing di kali tercemar limbah untuk kesehatan. Senin, ."Kalau di kali bisa ngilangin stres, tapi kalau di empang paling nyari ikan buat keluarga," ungkap Ilyas saat diwawancarai Kompas.com di lokasi, Senin.Meski peluang mendapatkan ikan lebih banyak di empang, Ilyas mengaku lebih senang memancing di Kali Cengkareng Drain.Menurut dia, memancing di kali memberi pengalaman berbeda karena bisa sambil melihat berbagai aktivitas di sekitar, di antaranya kendaraan yang melintas, pepohonan, serta bercengkrama dengan banyak orang yang menambah relasi dan pengetahuan.Selain itu, memancing di kali tidak dipungut biaya dan tidak dibatasi waktu, berbeda dengan empang yang mengharuskan pemancing membayar dan durasinya terbatas.Meski menjadi lokasi favoritnya, Ilyas menyadari bahwa kali-kali di Jakarta, termasuk Kali Cengkareng Drain, telah lama tercemar limbah.Buruh pabrik itu mengatakan, air Kali Cengkareng Drain kerap berubah warna dan mengeluarkan bau tak sedap."Warna airnya juga berubah-ubah, kadang kalau musim kemarau hitam itu limbah," sambung dia.Ketika air kali sedang menghitam, maka para pemancing akan kesulitan mendapatkan ikan sehingga ia memilih untuk pulang ke rumah atau mencari lokasi lain.Baca juga: Cara Mata Elang Dapat Data Nasabah dengan Mudah dalam Hitungan DetikNamun, jika airnya tak hitam, ia tetap memilih untuk memancing di Kali Cengkreng Drain meski mengetahui kondisi perairannya sudah tercemar.Pemancing lain, Susino (50), juga mengaku sudah memahami bahwa hampir sebagian besar sungai atau kali di Jakarta tercemar limbah.Namun, karena sudah memiliki hobi memancing di kali sejak usia 12 tahun, ia tidak terlalu memedulikan kondisi pencemaran di Cengkareng Drain.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 00:23