Wali Kota Sue Machi Jepang Kunjungi Kendal, Bahas Impor Kopi dan Tenaga Kerja

2026-01-16 04:33:26
Wali Kota Sue Machi Jepang Kunjungi Kendal, Bahas Impor Kopi dan Tenaga Kerja
KENDAL, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal berencana menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Sue Machi, Jepang.Kerja sama ini berkaitan dengan bidang tenaga kerja perawat dan perkayuan. Selain itu, juga ada rencana impor kopi.Wali Kota Sue Machi, Jepang, Hiramatsu Shuichi, berkunjung langsung ke Kendal, Rabu . Ia datang setelah mendapatkan undangan dari Pemkab Kendal.Kunjungan Hiramatsu ini bertujuan untuk penjajakan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kendal di bidang tenaga kerja, yaitu perawat dan perkayuan.Baca juga: TPA Darupono Kendal Kembali Normal, Tiga Alat Berat DikerahkanMenurut Hiramatsu, kedatangan dirinya di Kendal atas permintaan Pemerintah Kabupaten Kendal.“Kami menghadiri acara ini, karena diundang sama Pemerintah Kabupaten Kendal,” kata Hiramatsu.Ia berharap dari kunjungannya ini bisa melakukan kerjasama yang baik dengan Pemerintah Kendal.Ia juga mengatakan, bahwa Kota Sue Machi merupakan pusat ekonomi dan politik.“Kalau kota kami adalah pusat ekonomi dan politik,” ujarnya.Baca juga: Sering Bocor Saat Hujan, 5 Blok Pasar Boja Kendal Diperbaiki dengan Anggaran Rp 1,7 MiliarKOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN Walikota Sue Machi Jepang saat tanda tangan kerjasama dengan pemerintah Kendal. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINSementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyatakan bahwa selain kerjasama di bidang tenaga kerja, rencananya Pemerintah Kota Sue Machi juga akan mengimpor kopi dan udang Vannamei.Baca juga: TPA Darupono Kendal Lumpuh, Sampah dari Perkampungan Tak Bisa DibuangPihaknya juga akan mengajak tamunya berkunjung ke Poliklinik Furniture yang berada di kawasan industri.“Mereka akan saya ajak ke Poliklinik Furniture dan Pengolahan Kayu di Kawasan Industri Kendal,” terangnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-16 03:35