Buka Festival Storytelling Cerita Rakyat, Pramono: DNA Kita Mendongeng

2026-02-04 13:57:50
Buka Festival Storytelling Cerita Rakyat, Pramono: DNA Kita Mendongeng
Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut DNA masyarakat Indonesia mendongeng. Pramono mengatakan anak-anak lebih cepat menangkap informasi yang cara penyampaiannya dengan format cerita.Hal itu disampaikan Pramono dalam membuka festival storytelling cerita rakyat Suara Nusantara 2025 di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Jakarta, Minggu . Turut hadir dalam pembukaan tersebut Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.Pramono lebih dulu menjelaskan Jakarta kini mempunyai 324 RPTRA yang terdapat perpustakaan kecil. Taman-taman kecil lain di Jakarta juga akan dikembangkan."Bahkan sekarang ini saya sudah memutuskan taman-taman yang kecil walaupun cuma 1.000-2.000 yang di perumahan-perumahan, saya izinkan untuk dikerjasamakan dengan siapa pun yang ingin mengembangkan taman itu, apakah dari CSR atau dari pribadi," kata Pramono dalam paparannya.Tersedia juga banyak buku cerita dalam perpustakaan di taman-taman tersebut. Pramono menyampaikan akan memberikan dukungan kepada kegiatan peningkatan literasi dengan cara menyampaikan cerita rakyat. Sebab, kata dia, Pramono menyebut DNA masyarakat Indonesia adalah mendongeng."Sebab saya yakin kalau itu bisa dilakukan, ruang-ruang kita untuk dari mulut ke mulut, dari cerita ke cerita pasti akan sangat mudah ditangkap oleh anak-anak kita. Karena memang harus diakui salah satu kelebihan kita adalah mendongeng," kata dia."DNA kita itu DNA mendongeng, telling story, bukan membaca. Tapi lebih mendengarkan dongeng cerita-cerita rakyat dan itu akan lebih cepat ditangkap oleh anak-anak kita," tambahnya.Pramono menyebut cerita rakyat ini harus terus dihidupkan di tengah ramainya dunia digital. Dia juga siap memfasilitasi cerita rakyat dari Indonesia."Karena bagaimanapun cerita-cerita rakyat inilah yang menghidupkan," ungkapnya. Tonton juga video "Pemprov DKI Gelar Jakarta Job Festival 2025, Ada 12 Ribu Loker!"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-04 11:49