Hansi Flick Catat Sejarah Saat Barcelona Kalahkan Real Betis, Apa Itu?

2026-01-12 14:52:13
Hansi Flick Catat Sejarah Saat Barcelona Kalahkan Real Betis, Apa Itu?
- Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mencatatkan sejarah usai membawa timnya menang atas Real Betis dalam lanjutan Liga Spanyol (LaLiga) 2025-2026.Hansi Flick mengantarkan Barcelona mengalahkan Real Betis di Stadion Benito Villamarin, Sevilla, Minggu dini hari WIB, dengan skor 5-3.Kemenangan Barcelona didapatkan berkat hattrick Ferran Torres (11', 13', dan 40'), Roony Bardghji (31'), serta Lamine Yamal (59'pen).Sementara tiga gol Real Betis ke gawang Barcelona dicetak Antony (6'), Diego Llorente (85'), dan Cucho Hernandez (90'pen).Hasil itu membuat Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen Liga Spanyol 2025-2026 dengan torehan 40 poin.Baca juga: Real Betis Vs Barcelona 3-5: Saat Lamine Yamal Jadi Nomor 10 Sejati...Selain itu, Hansi Flick menurunkan skuad utama dengan rata-rata usia termuda dalam sejarah LaLiga bagi Barcelona dalam 95 tahun terakhir.Rata-rata usia para starter Barcelona di laga tersebut tercatat 23,34 tahun.Angka ini menjadi yang terendah sejak 28 Desember 1930 saat Barcelona menghadapi Racing Santander, ketika rata-rata usia tim berada di angka 23,09 tahun.Artinya, hampir satu abad berlalu sebelum Blaugrana kembali tampil dengan komposisi semuda ini.Keputusan Hansi Flick tampak semakin menonjol ketika melihat detail usia tim.Dari sebelas pemain yang tampil sejak menit pertama, sembilan di antaranya berusia 25 tahun atau lebih muda.Baca juga: Hansi Flick Bongkar Kunci Comeback Barcelona dan Peran Baru YamalHanya Jules Kounde (27) dan Marcus Rashford (28) yang berada di atas usia tersebut, dengan Rashford menjadi pemain paling senior di lapangan.Dua pemain termuda yang tampil adalah Lamine Yamal dan Pau Cubarsi yang masih berusia 18 tahun.AFP/CRISTINA QUICLER Penyerang Barcelona Ferran Torres merayakan gol pada laga Liga Spanyol antara Real Betis dan FC Barcelona di Stadion Benito Villamarin di Seville pada 6 Desember 2025.Keduanya menjadi representasi paling jelas dari revolusi pemain muda yang diusung Flick.Nama-nama lain seperti Roony Bardghji (20), Alejandro Balde (22), dan Pedri (23) ikut memperkuat barisan talenta muda yang dipercaya untuk tampil di level tertinggi.Gerard Martin (23), Eric Garcia (24), Joan Garcia (24), serta Ferran Torres (25) melengkapi kelompok pemain muda yang menjadi fondasi utama Barcelona pada pertandingan itu.Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Spanyol Pekan Ke-15: Barcelona Kokoh, Atletico TumbangCatatan historis ini tidak memasukkan laga pada 9 September 1984 melawan Zaragoza, ketika rata-rata usia Barcelona hanya 20,69 tahun.Pertandingan tersebut tidak dihitung karena Barcelona terpaksa menurunkan pemain akademi akibat pemogokan pemain senior.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-12 13:17