Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) akan membangun turap permanen lebih tinggi dari tanggul Baswedan sebagai upaya penanganan banjir di kawasan Jati Padang, Pasar Minggu."Jadi, untuk jangka panjangnya memang akan dilakukan penurapan yang permanen," ujar Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo, melansir Antara, Selasa .Sementara, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Jati Padang Yandi Trisandi mengatakan, pihaknya mendengar aspirasi warga yang meminta tinggi turap permanen yang lebih tinggi dari Tanggul Baswedan yakni minimal 3,5 meter.AdvertisementHal ini, kata dia, mengingat tinggi tanggul Baswedan yang diperkirakan sekitar tiga meter yang belum cukup menghadang debit air dari kali."Kemarin warga banyak ini mengusulkan di atas tiga meter, minimal 3,5 meter itu," ucap Yandi.Dia memaparkan sejumlah faktor penyebab tanggul Baswedan bisa jebol yakni lantaran curah hujan yang tinggi, debit air yang meluap, dan kondisi tanggul yang memang sudah keropos di bawahnya."Karena aliran air kali yang deras, maka itu tanggul bisa jebol meskipun sudah dipasang tambalan berupa karung pasir," papar Yandi.Kemudian, lanjut dia, kesulitan lainnya yakni mengirim material masih menggunakan alat manual karena letak lokasi yang dalam dan banyaknya bangunan di pinggir kali."Melihat dari geografisnya kita aksesnya susah, kalau mengambil beko, banyak jembatan atau bangunan-bangunan yang di pinggir bantaran kali," terang Yandi.
(prf/ega)
Upaya Penanganan Banjir, Pemkot Jaksel Bakal Bangun Turap Permanen Lebih Tinggi dari Tanggul Baswedan
2026-01-12 09:35:14
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 08:43
| 2026-01-12 07:37
| 2026-01-12 07:34
| 2026-01-12 07:22
| 2026-01-12 07:10










































