Kata Indra Sjafrie soal Ivar Jenner Jadi Kapten Timnas U22 Indonesia

2026-01-17 02:55:50
Kata Indra Sjafrie soal Ivar Jenner Jadi Kapten Timnas U22 Indonesia
- Pelatih Timnas U22 Indonesia, Indra Sjafri, mengungkap alasan di balik penunjukan Ivar Jenner sebagai kapten tim.Ivar Jenner dipercaya mengemban ban kapten saat Timnas U22 Indonesia melawan Mali di laga Uji Coba, Sabtu .Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor tersebut, Ivar Jenner tampil apik meskipun Timnas U22 Indonesia kalah dari Mali, 0-3.Tiga gol Mali ke gawang Timnas U22 Indonesia diciptakan oleh Sekou Doucoure (5'), Wilson Samake (34'), dan Moulaye Haidara (90+1').Indra Sjafri menegaskan bahwa keputusan menunjuk Ivar sebagai pemimpin tim bukan sesuatu yang tiba-tiba, melainkan hasil pertimbangan matang di internal staf pelatih.Baca juga: Pujian Pelatih Mali ke Ivar Jenner Usai Kalahkan Timnas U22 IndonesiaMenurutnya, Ivar memiliki kualitas untuk menjadi panutan bagi rekan-rekan setimnya."Iya, karena memang kita pingin Ivar yang menjadi leadernya di tim. Dan kita sudah diskusikan," ujar Indra dalam konferensi pers seusai pertandingan.Ia melanjutkan, kapabilitas Ivar dalam mengatur ritme tim dan kemampuan membimbing pemain lain menjadi faktor utama."Leadership-nya oke, terus bagaimana dia bisa membimbing teman-temannya juga oke, dan pemain-pemain lain juga nerima," katanya.Indra menilai kehadiran Ivar sebagai kapten juga memberi rasa nyaman bagi seluruh elemen tim."Jadi teman-temannya juga nyaman, dan saya juga nyaman bisa menjadi perwakilan kami di lapangan," tambah pelatih asal Sumatra Barat tersebut.Baca juga: Hasil Timnas U22 Indonesia Vs Mali 0-3: Indra Sjafri Sorot 2 KesalahanLebih lanjut, Indra Sjafri menjelaskan bahwa komposisi pemain Timnas U22 Indonesia pada laga uji coba melawan Mali memang tidak sama dengan skuad yang tampil di Piala AFF maupun Kualifikasi Piala Asia./ADIL NURSALAM Performa Ivar Jenner di lini tengah Timnas Indonesia saat mengalahkan China pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kamis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Setelah menghadapi China, Indonesia dikalahkan Jepang pada laga terakhir."Tim ini berbeda dengan tim yang kemarin itu tampil di AFF dan kualifikasi AFC," ungkapnya.Menurut Indra, terdapat perubahan signifikan dalam susunan pemain, termasuk masuknya beberapa nama abroad seperti Ivar dan Mauro."Perbedaan dari pemain-pemain juga banyak perbedaan. Ada beberapa pemain yang masuk pemain-pemain abroad, yaitu Ivar, terus juga ada Mauro," tuturnya.Karena itu, ia menilai performa di turnamen sebelumnya tidak bisa dijadikan tolok ukur perkembangan tim saat ini.Baca juga: Kata-kata Dony Tri Pamungkas Usai Skor Timnas U22 Indonesia Vs Mali 0-3"Jadi saya pikir kalau pertandingan di kualifikasi kemarin tentu nggak bisa jadi ukuran."Indra menambahkan bahwa banyak aspek yang harus dibenahi menuju SEA Games 2025."Yang jelas kami dari pertandingan yang kami lakoni malam ini memang banyak hal yang harus kita perbaiki untuk menuju ke SEA Games nanti," kata Indra Sjafri.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-17 02:04