BMKG Juanda Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga 20 Desember 2025

2026-01-12 05:32:59
BMKG Juanda Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga 20 Desember 2025
SURABAYA, - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan adanya potensi cuaca ekstrem yang mengakibatkan bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah Jawa Timur mulai dari 11 hingga 20 Desember 2025.Bencana hidrometeorologi yang diprakirakan terjadi seperti hujan sedang – lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.Baca juga: Pakar UGM: Lokasi Banjir Bandang di Sumatera Tak Layak Jadi Hunian TetapKasi Datin BMKG Kelas I Juanda, Andre Wijaya menjelaskan fenomena ini disebabkan karena adanya bibit siklon tropis 93S yang terdeteksi di Samudera Hindia Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Jatim.“Beberapa dampak yang akan dirasakan sepertti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan peningkatan gelombang perairan di Jawa Timur,” kata Andre, Selasa .Selain itu, adanya fenomena gelombang atmosfer Low, Kevin, dan Rossby yang melintasi wilayah Jatim.Hal tersebut menyebabkan suhu muka laut perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan, serta kondisi atmosfer lokal yang labil dan lembab dari lapisan bawah hingga atas.“Faktor-faktor itu juga mendukung pertumbuhan awan-awan konventif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang,” terangnya.Baca juga: BPBD Catat Peningkatan Sebaran Titik Banjir di Kota Malang pada Tahun IniAdapun beberapa wilayah Jatim yang diprakirakan akan terdampak antara lain Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangim Kabupaten Bondowoso.Ada juga Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombangm Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Bojonegoro.Selain itu, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kota Kediri, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Surabaya, dan Kota Batu.BMKG Juanda juga mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, serta potensi cuaca ekstrem selama 10 hari ke depan.“Wilayah topografi curam, bergunung, ataupun tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang dan berkurangnya jarak pandang,” tutupnya.


(prf/ega)