Mayat Laki-laki Mengambang di Saluran Irigasi Indramayu, Ternyata Korban Laka Lantas

2026-02-04 22:34:51
Mayat Laki-laki Mengambang di Saluran Irigasi Indramayu, Ternyata Korban Laka Lantas
INDRAMAYU, - Warga Desa Cilandak Lor, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki yang mengambang di saluran irigasi, Senin .Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui merupakan korban kecelakaan lalu lintas tunggal.Kapolsek Anjatan AKP H Rasita mengatakan, korban diduga mengalami kecelakaan sebelum akhirnya tercebur ke saluran irigasi di pinggir jalan raya Desa Cilandak Lor.“Laka tunggal, kemudian tercebur ke sungai,” ujar Rasita saat dikonfirmasi, Senin .Baca juga: Kronologi Kecelakaan Balap yang Tewaskan Awhin Sanjaya di JambiMenurut Rasita, peristiwa bermula sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, warga menemukan sebuah sepeda motor yang tercebur ke saluran irigasi, namun pengendaranya tidak berada di lokasi.Petugas piket Polsek Anjatan yang menerima laporan tersebut langsung melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara.Dari hasil pemeriksaan, sepeda motor yang tercebur diketahui berjenis Honda Beat dengan nomor polisi E 5132 QAC.“Awalnya hanya ditemukan sepeda motornya saja, sementara pengemudi tidak ada,” jelas Rasita.Warga kemudian berinisiatif menutup aliran air irigasi. Sekitar pukul 10.30 WIB, saat debit air mulai surut, warga kembali digegerkan dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki yang mengambang dalam kondisi telungkup di air.Penemuan mayat tersebut sempat direkam warga dan videonya beredar di media sosial. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pemerintah desa dan pihak kepolisian.Polsek Anjatan selanjutnya berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Indramayu serta Puskesmas Anjatan untuk melakukan proses evakuasi.“Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya luka lecet dan lebam di bagian pelipis yang diduga akibat benturan saat kecelakaan,” ungkap Rasita.Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Sentot Patrol. Di rumah sakit, pihak keluarga datang dan memastikan identitas korban bernama Tasidi.Rasita menambahkan, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.“Dalam pernyataannya pihak keluarga menerima peristiwa tersebut atas takdir dari Yang Maha Kuasa,” kata Rasita.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-02-04 21:50