Remaja Hilang di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Manggar

2026-02-04 07:37:57
Remaja Hilang di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Manggar
KALTIM, BALIKPAPAN – Setelah empat hari pencarian, Khairul Anam, remaja 16 tahun asal Balikpapan yang dilaporkan tenggelam di Pantai Kemala, Kota Balikpapan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Selat Makassar.Jasad Khairul ditemukan oleh KRI Selar yang kebetulan sedang menjalankan patroli di Selat Makassar.Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Hreesang Wisanggeni, mengatakan, jasad Khairul Anam ditemukan di perairan Tanjung Manggar atau sekitar 5 nautical mile dari lokasi kejadian, Kamis pagi.“Sekitar pukul 08.45 pagi tadi kami melaksanakan patroli rutin. Saat itu kami menerima informasi adanya benda mencurigakan di laut. Kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi, dan ternyata benar, ditemukan sesosok jenazah,” kata dia di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kamis siang.Baca juga: Ahli Gizi Terbatas, Baru 7 SPPG Kantongi SLHS: Dinkes Balikpapan Perketat Pengawasan MBGHreesang mengatakan, mulanya pihaknya tidak mengetahui identitas korban karena tidak ditemukan tanda pengenal.Namun, setelah berkoordinasi dengan pihak terkait, mereka mendapat informasi bahwa ada remaja yang hilang saat berenang di Pantai Kemala, Balikpapan, empat hari lalu.Hreesang melanjutkan, saat ditemukan, prajurit TNI AL menemukan korban dalam posisi telungkup, tubuhnya sudah membengkak, dan pakaian mulai rusak akibat terlalu lama terendam air laut.Koordinator regu pencarian Kantor SAR Balikpapan, Ramadhani, mengatakan, proses evakuasi oleh KRI Selar memakan waktu sekitar tiga jam, mulai dari penemuan hingga jenazah dibawa ke darat.Dia melanjutkan, berdasarkan ciri-ciri fisik yang dilaporkan, besar kemungkinan jasad yang ditemukan adalah Khairul Anam.Baca juga: Harga Pangan di Balikpapan Mahal, Sekda Anggap MBG Rp 12.000 per Porsi Tak Realistis“Dari ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan, yakni kaus hitam dan celana hitam, kuat dugaan jenazah tersebut adalah Khairul Anam (16 tahun), korban yang dilaporkan hilang,” ujar Dani.Dani menerangkan, operasi pencarian sempat terkendala cuaca.Selama beberapa hari terakhir, terjadi badai dan gelombang tinggi di sekitar area pencarian, terutama pada malam hari.Kondisi ini membuat operasi sedikit terhambat. “Jadi memang operasi pencarian sudah diperluas hingga 5 nautical mile, ini sesuai dengan lokasi penemuan jenazah,” sebut dia.Baca juga: Jumlah Penduduk Meningkat, Balikpapan Timur Butuh Rumah SakitUntuk memastikan identitas, jenazah saat ini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan dan diperiksa oleh tim Inafis Polresta Balikpapan.Setelah itu, baru diserahkan kepada pihak keluarga.Sebelumnya, pada Senin petang, Khairul Anam, remaja 16 tahun asal Balikpapan Tengah, dilaporkan hilang saat berenang di Pantai Kemala.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-02-04 05:24