Strategi Haircut Utang Rp 4,5 Triliun Dorong Pemulihan Krakatau Steel

2026-01-12 18:26:56
Strategi Haircut Utang Rp 4,5 Triliun Dorong Pemulihan Krakatau Steel
JAKARTA, - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) kini berada dalam fase pemulihan dan mengembalikan perannya sebagai pilar industri baja nasional.Perseroan memaparkan kombinasi strategi turnaround internal yang didukung oleh intervensi finansial strategis dari Pemerintah, melalui mitra pengelola aset Danantara Asset Management.Dukungan Danantara Asset Management menjadi katalis utama pemulihan Krakatau Steel.Managing Director Business-3 Danantara, Febriany Eddy, menekankan keputusan penyehatan KRAS didasarkan pada visi jangka panjang, bukan sekadar kondisi pasar hari ini.Baca juga: Gazebo Universitas Siliwangi Roboh, Perancangan Baja Ringan Dipertanyakan"Pertumbuhan industri baja selalu selaras dengan pertumbuhan ekonomi. Investasinya bersifat jangka panjang 10 sampai 15 tahun ke depan. You invest for tomorrow, not today," ujar Febriany, dalam paparan publik daring, Selasa .Keterlibatan Danantara dalam memberikan dukungan modal kerja yang signifikan memiliki relevansi strategis dengan agenda pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.Tujuannya adalah memperkuat kemandirian industri, mempercepat hilirisasi manufaktur, memastikan kedaulatan rantai pasok baja untuk infrastruktur dan pertahanan, serta memperbesar kapasitas produksi industri strategis.Baca juga: China Punya Teknologi Bangunan Berstruktur Membran, Tanpa Beton dan BajaDukungan ini memampukan Krakatau Steel untuk meningkatkan utilisasi fasilitas produksi, menjamin stabilitas bahan baku, dan mempercepat siklus produksi yang berdampak pada daya saing harga dan delivery kepada pelanggan.Secara internal, komitmen pembenahan Krakatau Steel ditunjukkan melalui reformasi struktur finansial yang dramatis, yaitu program Penyelesaian Kewajiban Dipercepat dengan Keringanan (Haircut).Pada kuartal III-2025, Perseroan membukukan laba sebesar Rp 401 miliar. Kinerja positif ini ditopang oleh kesediaan sejumlah Kreditur untuk menyetujui program haircut.Adapun total kewajiban yang diselesaikan senilai 200 juta USD, termasuk utang bunga dan denda. Sementara pembayaran yang dilakukan Perseroan 35 juta USD.Baca juga: Mau Pakai Kanopi Baja Ringan? Ini Kelebihan dan KekurangannyaDiskon yang diperoleh 82,5 persen dari total kewajiban, yang setara dengan laba haircut sebesar 157 juta USD.Secara total, melalui transaksi haircut ini, Perseroan diperkirakan akan membukukan laba sebesar 295 juta USD dan menurunkan kewajiban pokok restrukturisasi hingga 20 persen atau berkurang 290 juta USD, sekaligus menghemat beban bunga sekitar 3,5 juta USD per tahun.Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menegaskan bahwa pembenahan ini bersifat menyeluruh.Tujuannya adalah agar perusahaan dapat keluar dari tekanan finansial dan tumbuh menjadi entitas yang kompetitif, berkelanjutan, dan mampu mendukung pembangunan nasional.Baca juga: Mau Rumah Tahan Lama? Intip Cara Memilih Baja Ringan BerkualitasDalam konteks pasar, sektor baja merupakan investasi jangka panjang. Dengan struktur permodalan yang jauh lebih sehat dan produktivitas yang kembali optimal berkat suntikan modal kerja Danantara, KRAS optimistis dapat menutup tahun 2025 dengan kinerja positif.Hal ini akan memperkuat peran Krakatau Steel dalam rantai pasok baja domestik, yang sangat vital untuk sektor konstruksi, transportasi, dan pertahanan.


(prf/ega)