Aceh Kembali Perpanjang Masa Tanggap Darurat Banjir hingga 8 Januari 2026

2026-01-14 04:23:55
Aceh Kembali Perpanjang Masa Tanggap Darurat Banjir hingga 8 Januari 2026
BANDA ACEH, - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh kembali memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor selama 14 hari ke depan hingga 8 Januari 2026.Juru Bicara (Jubir) Pemprov Aceh, Muhammad MTA mengatakan, keputusan perpanjangan masa tanggap darurat tersebut diambil setelah Pemprov mendengarkan laporan analisis cepat Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Aceh serta rekomendasi dari Forkopimda."Menetapkan perpanjangan kedua status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh tahun 2025 selama 14 hari terhitung sejak 26 Desember 2025 sampai dengan 8 Januari 2026," kata Muhammad MTA saat dikonfirmasi, Kamis .Baca juga: Basarnas: Operasi Pencarian Korban Banjir di Aceh DihentikanMuhammad MTA menyebutkan, atas perpanjangan ini, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menginstruksikan semua Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan stakeholder terkait untuk mempercepat proses distribusi logistik untuk korban bencana, baik di pengungsian maupun rumah hingga ke pelosok terisolasi."Tangani, layani, lindungi dan penuhi hak-hak dasar pengungsi sesuai standar hak asasi manusia," ujarnya.Baca juga: Tembus 503 Jiwa, Korban Meninggal akibat Banjir di Aceh Terus BertambahSelain itu, Gubernur Aceh juga meminta agar masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik dengan memfungsikan semua rumah sakit, puskesmas, pustu, dan pos pelayanan kesehatan hingga ke desa-desa terisolasi. "Persiapan proses belajar mengajar dengan sebaik-baiknya untuk anak-anak korban bencana, sediakan pakaian, sepatu, tas dan lain-lain sehingga proses belajar dapat berjalan dengan baik," katanya. Kemudian, Gubernur Aceh juga menginstruksikan untuk mempersiapkan pembangunan infrastruktur supaya berjalan dengan baik.Pada perpanjangan tanggap darurat ke-2 ini, semua SKPA ditekankan untuk menjalankan tugasnya dengan baik."Berbagai langkah pemulihan terus dilakukan oleh Pemerintah Aceh di bawah supervisi Pemerintah Pusat. Semoga Aceh lebih baik, teruslah bersatu untuk bangkit dari bencana ini," pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-14 03:12