Ketika UMR Tak Cukup Hidup Layak, Pekerja Bertahan dari Gaji ke Gaji

2026-01-12 05:19:19
Ketika UMR Tak Cukup Hidup Layak, Pekerja Bertahan dari Gaji ke Gaji
JAKARTA, – UMR Jakarta 2025 yang hampir sebesar Rp 5,4 juta terlihat cukup secara nominal. Namun bagi banyak pekerja, angka itu tak cukup untuk hidup layak.Sebagian besar gaji habis untuk kos, makan, dan transportasi, sehingga mereka harus hidup dari gaji ke gaji.Di balik angka UMR Jakarta 2025 itu, banyak pekerja terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan dasar.Putri Lestari (25) memahami betul ritme hidup itu. Perempuan asal Jawa Tengah ini sudah enam tahun merantau ke Jakarta.Baca juga: UMP Jakarta 2026 Dipastikan Naik, Tanggal Penetapan Ditargetkan Lebih CepatDua tahun terakhir, ia bekerja sebagai admin media sosial di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, dengan gaji sekitar Rp 5,4 juta per bulan setara UMR Jakarta.“Paling besar itu kos, makan, dan transportasi,” kata Putri saat ditemui di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu .Kos Putri Rp 1,5 juta per bulan, transportasi Rp 500.000–700.000 per bulan. Sisa gaji dibagi untuk makan, pulsa, internet, kebutuhan harian, dan tabungan.Kadang niat menabung, tapi begitu ada kebutuhan tak terduga, tabungan langsung habis.Menjelang akhir bulan, Putri menekan pengeluaran, mengurangi makan di luar, dan menunda belanja.“Rasanya gaji itu cepat banget habis, padahal baru pertengahan bulan,” ujarnya.Hiburan dan rencana masa depan pun dikorbankan, termasuk rencana menikah yang ditunda./LIDIA PRATAMA FEBRIAN Pekerja di Jakarta Selatan, Dilla (23)Dilla (23), personal assistant di Jakarta Selatan, bergaji sedikit di atas UMR, sekitar Rp 6 juta.Baca juga: Bagaimana UMP Jakarta 2026 Ditetapkan? Ini Rumus dan Simulasi KenaikannyaIa harus membayar kos Rp 2,2 juta di Kemang dan transportasi Rp 400.000–500.000 per bulan.“Bisa nabung, tapi mepet banget. Nabungnya pelan-pelan,” kata Dilla.Menjelang akhir bulan, ia mengurangi jajan, membawa bekal, dan mengandalkan fasilitas kos sebagai “healing” murah.


(prf/ega)