3 Tewas, 11 Terluka akibat Pesawat Kargo UPS Jatuh di AS, Kondisi Bandara Masih Terdampak Shutdown

2026-01-12 07:23:56
3 Tewas, 11 Terluka akibat Pesawat Kargo UPS Jatuh di AS, Kondisi Bandara Masih Terdampak Shutdown
LOUISVILLE, – Sebuah pesawat kargo milik UPS jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Louisville, Kentucky, AS pada Selasa sore waktu setempat. Insiden tragis ini menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 11 lainnya.Pesawat McDonnell Douglas MD-11 tersebut dilaporkan menabrak kawasan bisnis tak jauh dari bandara, memicu ledakan besar dan kebakaran yang mengirimkan kepulan asap hitam tebal ke udara.“Menurut informasi awal, tiga orang meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka,” kata Gubernur Kentucky, Andy Beshear, dalam konferensi pers. Ia menambahkan, jumlah korban masih bisa bertambah karena proses pencarian dan identifikasi masih berlangsung.Baca juga: Pesawat Kargo UPS Jatuh di Amerika, Asap Hitam Pekat Membubung ke LangitBadan Penerbangan Federal AS (FAA) mengonfirmasi pesawat itu sedang dalam perjalanan menuju Hawaii ketika jatuh sekitar pukul 17.15 waktu setempat.Sementara itu, perusahaan UPS menyatakan terdapat tiga awak di dalam pesawat, namun belum dapat memastikan kondisi mereka.“Saat ini, kami belum dapat mengonfirmasi apakah ada korban jiwa di antara kru,” demikian pernyataan UPS.Beshear menyebut bahwa pihaknya sangat prihatin terhadap nasib ketiga awak pesawat tersebut. Ia juga mengatakan pesawat itu menabrak fasilitas daur ulang minyak bumi secara langsung sebelum terbakar hebat.Rekaman udara dari stasiun lokal WLKY memperlihatkan puing-puing berserakan di area luas, sementara petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api. Video lain menunjukkan mesin kiri pesawat tampak terbakar saat pesawat mencoba lepas landas.Baca juga: Pesawat Jatuh di London Tewaskan 4 Orang, Bandara Southend DitutupFAA dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) kini memimpin penyelidikan penyebab kecelakaan pesawat.Louisville diketahui merupakan pusat utama operasi udara UPS di Amerika Serikat. Perusahaan logistik tersebut mengoperasikan hampir 2.000 penerbangan setiap hari ke lebih dari 200 negara, dengan armada 516 pesawat, sebagian dimiliki dan sebagian disewa.Dalam unggahan di X, Menteri Perhubungan AS Sean Duffy menyebut kecelakaan ini “sangat memilukan” dan menyerukan doa bagi masyarakat Louisville serta awak pesawat yang terdampak.“Rekaman dari lokasi benar-benar menghancurkan hati,” tulis Duffy, sebagaimana diberitakan AFP.Insiden ini terjadi di tengah penutupan sebagian pemerintahan federal (shutdown AS) yang berkepanjangan di AS.Duffy sebelumnya telah memperingatkan potensi kekacauan di sektor penerbangan akibat kekurangan staf pengendali lalu lintas udara.“Tanpa cukup personel, kami mungkin harus menutup sebagian wilayah udara karena tidak dapat dikelola dengan aman,” ujarnya.Baca juga: Kecelakaan Pesawat Air India: 265 Jenazah Ditemukan, 24 Tewas di DaratKecelakaan pesawat UPS ini menambah kekhawatiran terhadap keselamatan penerbangan AS.Pada Januari lalu, pesawat American Eagle bertabrakan dengan helikopter militer Black Hawk di dekat Bandara Ronald Reagan, Washington DC, menewaskan 67 orang, mengakhiri rekor 16 tahun tanpa kecelakaan udara komersial fatal di negara tersebut.


(prf/ega)