ACEH UTARA, - Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe Teungku Keuramat, yang berlokasi di Cot Plieng, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara, telah membuka posko bantuan 24 jam untuk membantu korban banjir.KPA, yang merupakan organisasi yang didirikan oleh mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), menginisiasi gerakan "Warga Bantu Warga" untuk meringankan beban sesama korban.Panglima Sago Tgk Di Keuramat, Mukhtaruddin menjelaskan, gerakan ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada para korban banjir di daerah tersebut."Meski kami juga adalah korban banjir, kami berusaha meringankan beban sesama sejak 2 Desember 2025 lalu," ungkapnya.Baca juga: Kisah Pilu Petani Aceh: Terobos Jalan Terjal, Jual Cabai Ganti BerasBantuan yang dihimpun meliputi sayuran, air mineral, beras, minyak goreng, dan pakaian.Semua bantuan tersebut kemudian didistribusikan ke kecamatan-kecamatan yang masih terisolasi, seperti Kecamatan Sawang, Langkahan, Baktiya, dan Kecamatan Tanah Pasir."Sayuran langsung dari kebun petani yang disumbangkan," jelas Mukhtaruddin.Wakil Panglima Muda KPA Daerah II Tgk Chik di Cot Pling Wilayah Samudera Pasee, M Dahlan Ishak menambahkan, sekitar 650 kepala keluarga di kecamatan tersebut terendam banjir."Bedanya, kami lebih cepat surut banjirnya," tutur dia.Baca juga: Update Banjir Aceh Utara: 154 Tewas, 10 Warga Belum DitemukanDahlan Ishak menekankan, gerakan "Warga Bantu Warga" ini akan terus berlanjut, mengingat kerusakan pasca-banjir yang sangat parah di Kabupaten Aceh Utara."Kami berterima kasih atas partisipasi warga. Sesama korban banjir kita saling tolong menolong dan menguatkan, serta meringankan beban pemerintah juga," tutupnya.Sebelumnya diberitakan, banjir telah merendam 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, dengan daerah terparah meliputi Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, dan Kabupaten Aceh Tengah.
(prf/ega)
Gerakan Warga Bantu Warga di Aceh, KPA Buka Posko 24 Jam
2026-01-13 06:28:23
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:26
| 2026-01-13 06:11
| 2026-01-13 05:44
| 2026-01-13 05:29
| 2026-01-13 05:27










































