Pabrik Katup Lokal Dikawal Pemerintah untuk Proyek Migas Nasional

2026-02-03 03:08:51
Pabrik Katup Lokal Dikawal Pemerintah untuk Proyek Migas Nasional
JAKARTA, — Pemerintah menyatakan komitmen untuk mengawal penggunaan produk dalam negeri di sektor migas, termasuk pabrik katup lokal PT Teknologi Rekayasa Katup (TRK) di Cikande, Serang, Banten. Komitmen tersebut disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman dalam kunjungan kerja pada Sabtu .Laode menyebut fasilitas produksi TRK telah menerapkan teknologi modern dan seluruh proses pengerjaan dilakukan di Indonesia."Dari yang saya lihat, ini harusnya menjadi kebanggaan nasional. Di sektor penyedia atau pemasok kebutuhan katup untuk industri hulu dan hilir migas, fasilitas di sini lengkap, modern dan seratus persen dikerjakan di sini," ujar Laode, melalui keterangannya, Sabtu.Menurut Laode, pengembangan industri komponen migas harus diiringi penguatan sumber daya manusia. TRK saat ini mempekerjakan 159 karyawan yang seluruhnya tenaga terampil warga negara Indonesia.Baca juga: Kurangi Impor Peralatan Industri Migas, PT Katup Resmikan Pabrik Baru di CikarangMenjawab pertanyaan mengenai pengawasan aturan penggunaan produk dalam negeri, Laode menegaskan pemerintah akan memastikan seluruh regulasi dijalankan sesuai ketentuan."Tentu semua regulasi dan ketentuan yang ada akan kita cek, apakah proses implementasinya sudah sesuai. Industri dan SDM dalam negeri harus kita dukung," katanya.Ia menambahkan penguasaan teknologi katup dalam negeri perlu dimaksimalkan untuk proyek strategis nasional."Proses penyediaan katup industri migas yang teknologinya sudah dikuasai dalam negeri perlu dilindungi dan dimaksimalkan untuk mendukung kepentingan project strategis nasional," ujarnya.Baca juga: Bisnis Tangkap Karbon di Industri Migas Menggiurkan, Apa Untungnya buat Indonesia?Laode juga mendorong industri katup nasional agar tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi juga kompetitif di luar negeri."Selain untuk kebutuhan nasional, akan diupayakan biar competitive advantage ini juga punya nilai jual di proyek migas mancanegara," ujarnya.Produk TRK saat ini digunakan oleh sejumlah kontraktor migas, termasuk PT Pertamina Hulu Mahakam, British Petroleum, ExxonMobil, MedcoEnergi, Mubadala Energy, PGN, Petronas, serta end user lainnya. Perusahaan ini juga mencatat pengiriman ke Borouge yang merupakan anak usaha ADNOC.Dengan pembaruan mesin produksi, TRK berharap konsistensi dukungan pemerintah dan pelaku hulu migas terhadap kebijakan penggunaan produk lokal dapat memperkuat kemandirian energi.Baca juga: Di ADIPEC 2024, TRKValves Jadi Satu-satunya Produsen Katup Nasional yang Wakili Indonesia


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 02:54