Ini Jenis Karpet yang Cocok untuk Negara Tropis Seperti Indonesia

2026-02-03 09:16:33
Ini Jenis Karpet yang Cocok untuk Negara Tropis Seperti Indonesia
- Memilih karpet untuk rumah di wilayah iklim tropis bukan perkara mudah. Kelembapan tinggi, hujan yang berlangsung hampir sepanjang tahun, serta udara hangat dapat membuat karpet cepat lembap, berbau, bahkan ditumbuhi jamur jika salah memilih bahan.Karena itu, memahami karakter setiap material karpet menjadi kunci agar rumah tetap nyaman dan bebas masalah. Bahan karpet tertentu mampu menangani kelembapan dengan baik, mengering lebih cepat, dan tidak mudah menyerap air.Namun, beberapa material karpet lainnya justru bekerja seperti spons, menahan air dan membutuhkan perawatan ekstra. Beberapa jenis karpet sebenarnya sangat cocok dipakai di rumah-rumah negara tropis, selama bahan material yang digunakan cocok.Berikut ini adalah beberapa material karpet yang cocok untuk rumah-rumah di negara tropis seperti Indonesia dikutip dari Jaipur Rugs:Baca juga: Cara Menghilangkan Bau Karpet setelah Dicuci1. Karpet PET (Poliester daur ulang)Karpet PET dibuat dari botol plastik daur ulang, tetapi tampilannya tidak kalah menarik dari karpet lain. Material ini tidak menyerap kelembapan, tahan noda, serta mudah dicuci.PET kerap dianggap sebagai bahan karpet terbaik untuk musim hujan karena:Karpet PET cocok untuk rumah pesisir, daerah lembap, hingga pemakaian semi-outdoor.2. Karpet nilonNilon adalah pilihan kuat dan tahan lama, serta tidak mudah menyerap air. Material ini lebih cepat kering dibanding serat alami dan mudah dirawat.Untuk rumah dengan anak kecil atau hewan peliharaan, karpet nilon menjadi salah satu pilihan paling aman.3. Karpet poliesterSelain terjangkau, karpet poliester juga ringan, cepat kering, dan lebih tahan jamur dibanding karpet wol atau katun. Motif dan warna yang beragam membuatnya cocok untuk apartemen maupun rumah perkotaan yang lembap.Baca juga: 4 Penyebab Karpet Bau Apek setelah Dicuci5. Karpet wol (dengan perhatian khusus)Wol sebenarnya memiliki ketahanan kelembapan alami berkat lanolin. Namun, di daerah yang sangat lembap, wol dapat menjadi berat, lambat mengering, dan berpotensi menimbulkan bau apak.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-02-03 09:05