Kakek-kakek di Bogor Cabuli 2 Anak Tetangga, Polisi Kejar Pelaku

2026-01-16 11:49:52
Kakek-kakek di Bogor Cabuli 2 Anak Tetangga, Polisi Kejar Pelaku
Dua anak perempuan berusia 15 dan 5 tahun diduga menjadi korban pencabulan oleh tetangganya yang berusia 70 tahun di Bogor Barat, Kota Bogor. Polisi melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku."Iya, keluarga korban sudah melapor ke Polresta. Sekarang sedang dalam proses penyelidikan. Korban perempuan usia 15 tahun dan 5 tahun," kata Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Eko Agus ketika dimintai konfirmasi, Rabu .Eko menyebutkan kedua korban diduga dicabuli di rumah pelaku pada Minggu . Pelaku, menurut dia, merupakan tetangga dan sering bertemu dan bermain di sekitar rumah pelaku."Pelaku merupakan tetangga. Modusnya anak diajak main ke rumah pelaku, karena sudah saling kenal dan tetangga, sehingga korban sering maen ke rumah pelaku. Pelaku dan korban tidak ada hubungan keluarga, hanya tetangga," kata Eko.Unit PPA Satreskrim Polresta Bogor Kota masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Pelaku saat ini masih dalam pencarian polisi."Terkait motif belum diketahui, karena pelaku belum tertangkap. Saat ini Satreskrim masih mendalami kasus tersebut dan mencari pelakunya," ucap Eko.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dalam pembukaan forum yang berlangsung di Hedley Bull Lecture Theater 3 tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq juga menekankan bahwa pembudayaan Bahasa Indonesia tak lagi hanya menjadi urusan domestik, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi diplomasi yang relevan di tengah perubahan geopolitik kawasan.Ia menyebut bahwa posisi Indonesia dan Australia yang semakin strategis dalam dinamika Indo-Pasifik membuat penguatan bahasa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi kedekatan geografis dan hubungan diplomatik yang panjang, tetapi juga berada pada simpul penting ekonomi masa depan.Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan Australia sama-sama memiliki peran besar dalam rantai pasok mineral strategis yang menjadi tulang punggung transisi energi dan industri berkelanjutan. Situasi ini menempatkan kerja sama kedua negara bukan semata hubungan bilateral, tetapi bagian dari arsitektur geoekonomi global.Di atas fondasi itulah, bahasa dan pendidikan dipandang sebagai jembatan yang memperkuat kemitraan jangka panjang. Penguasaan Bahasa Indonesia di Australia maupun peningkatan pemahaman budaya di kedua belah pihak diyakini mampu memperluas ruang kolaborasi, mulai dari dunia akademik, industri, hingga diplomasi publik.“Saya hadir mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti dalam acara Kongres Pertama Bahasa Indonesia ini untuk menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat peran Bahasa Indonesia di kawasan regional dan global melalui diplomasi pendidikan dan kebudayaan,” tegasnya.

| 2026-01-16 10:09