Tips Simpan Helm Setelah Hujan Agar Tidak Rusak

2026-01-12 05:47:00
Tips Simpan Helm Setelah Hujan Agar Tidak Rusak
JAKARTA, – Berkendara motor saat hujan membuat helm tak terhindar dari kondisi basah, baik di bagian luar maupun dalam.Jika dibiarkan atau disimpan dengan cara yang keliru, maka helm bisa cepat rusak, berbau, bahkan berjamur.Presiden RC Motogarage, Reyner Alexander, membagikan beberapa langkah sederhana namun penting terkait cara menyimpan helm setelah terkena hujan.Baca juga: PO Cahaya Trans Tutup Sementara Setelah Kecelakaan di Tol KrapyakLangkah ini bertujuan menjaga kualitas material helm sekaligus kenyamanan pengendara saat digunakan kembali.Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan visor dan shell helm dilap hingga benar-benar kering.Air hujan yang tersisa di permukaan helm berpotensi meninggalkan noda dan mempercepat penurunan kualitas material, terutama pada visor./FATHAN Helm pebalap MotoGP di IMHAX 2025Setelah itu, helm disarankan untuk diangin-anginkan menggunakan kipas angin dengan hembusan cukup kencang.Proses ini membantu mengeringkan bagian dalam helm tanpa risiko kerusakan."Jangan langsung dijemur matahari, karena bisa merusak EPS (Expanded Polystyrene/Styrofoam)," ucap Reyner, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.EPS merupakan lapisan styrofoam di dalam helm yang bertugas menahan benturan kepala ketika terjadi kecelakaan.Lapisan ini tidak boleh sampai rusak karena bisa memengaruhi fungsinya untuk melindungi kepala.Baca juga: Modifikasi Motor Listrik: Risiko Kebakaran Akibat KesalahanSelain itu, untuk mempercepat proses pengeringan, padding atau busa helm bisa dilepas jika memungkinkan.Dengan begitu, sirkulasi udara ke bagian dalam helm menjadi lebih optimal, sehingga kelembapan tidak terperangkap terlalu lama.Soal penyimpanan, helm sebaiknya tidak diletakkan sembarangan setelah kehujanan, terutama di ruang tertutup yang minim sirkulasi udara.“Simpan di tempat kering dan ada sirkulasi udara, jangan taro di box helm,” ucap Reyner.Sebagai langkah tambahan, Reyner juga menyarankan penggunaan silika gel untuk membantu menyerap kelembapan.“Masukkan silika gel kecil di dalam helm ketika dipajang di lemari atau di tempat terbuka,” kata dia.Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, helm dapat tetap terjaga kebersihan dan kualitasnya, meski kerap digunakan di tengah kondisi hujan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-12 06:19