JAKARTA, - Rencana pemerintah untuk menghadirkan regulasi dan insentif baru di sektor otomotif mendapat respons positif dari pelaku industri, termasuk Honda.Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasar sekaligus mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional yang saat ini menghadapi tantangan penurunan daya beli konsumen.Baca juga: Honda Siapkan Banyak Promo, Khusus di GJAW 2025"Kami menanggapi itu rencana yang sangat baik," ujar Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Operation Director PT Honda Prospect Motor, kepada wartawan, saat ditemui di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Jumat .Kompas.com/Donny Honda siapkan banyak promo pada pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025"Kami yakin pemerintah banyak pertimbangan, kajian, tentunya tujuannya untuk pertumbuhan pasar otomotif dan juga industri otomotif. Jadi, kami sangat menanggapi positif rencana untuk diregulasi aturan yang baru nanti, insentif baru," kata Billy.Selain itu, Billy menilai bahwa setiap regulasi yang dirumuskan pemerintah pasti telah melalui proses evaluasi dan analisis mendalam.Baca juga: Curhat Pemilik Honda Freed 2014: Kelebihan & Kekurangan Selama 5 Tahun PemakaianTujuannya tidak hanya untuk mendorong penjualan, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih besar bagi ekspansi industri.Kompas.com/Donny Honda Brio Satya di GJAW 2025"Apapun yang dikeluarkan pemerintah. Tentunya, tadi saya bicara ada banyak pertimbangan, banyak kajian, tentunya tujuannya untuk pertumbuhan industri. Terutama untuk mendorong daya beli," ujar Billy."Sekarang, daya beli sedang menurun. Kemudian, juga dari sisi suplai itu menjaga utilisasi produksi dan juga melindungi investasi industri. Jadi, yang kami dengar seperti itu, jadi saya rasa itu rencana yang sangat baik untuk menguatkan pasar otomotif dan industri," kata Billy.Dengan adanya insentif dan regulasi baru, diharapkan pasar otomotif dapat kembali bergairah.Tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga menjaga stabilitas produksi di dalam negeri.
(prf/ega)
Daya Beli Turun, Honda Berharap Insentif Bisa Dongkrak Pasar
2026-01-11 03:23:42
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:03
| 2026-01-11 03:02
| 2026-01-11 02:42
| 2026-01-11 02:13
| 2026-01-11 01:40










































