Polresta Bogor Imbau Perayaan Tahun Baru Tanpa Kembang Api-Konvoi Kendaraan

2026-01-13 14:33:52
Polresta Bogor Imbau Perayaan Tahun Baru Tanpa Kembang Api-Konvoi Kendaraan
Polresta Bogor Kota mengimbau masyarakat untuk merayakan tahun baru dengan hal sederhana dan positif. Masyarakat diingatkan untuk simpati dengan kondisi saudara sebangsa yang sedang berduka karena terdampak bencana."Tidak menggunakan kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Polri tidak mengeluarkan izin sesuai arahan Pemerintah dikarenakan situasi saat ini semuanya sedang menghadapi situasi yang kita merasakan suasana kebatinan yang sama, dan kita sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sekarang terdampak bencana di Sumatera," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo, Selasa (30/12/2025).Dia mengatakan imbauan Polresta Bogor Kota ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Bogor Nmor: 100.3.4/7259-BAKESBANGPOL.Polresta Bogor Kota juga mengingatkan agar tak ada warga yang melakukan konvoi kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Polisi akan menindak pihak yang melanggar."Polresta Bogor Kota akan melakukan penindakan tegas terhadap kendaraan mobil bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut penumpang, Apabila ditemukan mobil bak terbuka yang membawa penumpang, Petugas akan menindak tegas dan akan memutar balik kendaraan," katanya.Masyarakat juga diingatkan untuk tidak merayakan tahun baru dengan mengkonsumsi minuman keras (miras), narkoba, serta tindakan melanggar hukum lainnya. Dia juga mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas di momen pergantian tahun."Mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama di titik-titik keramaian dan pengalihan arus," ucapnya.Kombes Eko juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga toleransi dan saling menghormati, sehingga perayaan Tahun Baru dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan aman dan damai.Dia juga meminta para wisatawan yang masuk ke Kota Bogor untuk benar-benar menjaga anak jangan sampai hilang."Mari kita sambut Tahun Baru 2026 dengan penuh rasa syukur, menjaga persatuan, serta menjadikan Kota Bogor tetap aman, tertib, dan kondusif," ucapnya.Simak juga Video 'Pemerintah Imbau Masyarakat Rayakan Tahun Baru Secara Sederhana':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-13 14:04