Jakarta Bawa Misi Kota Masa Depan ke Ajang IBTM World Barcelona 2025

2026-02-02 04:47:57
Jakarta Bawa Misi Kota Masa Depan ke Ajang IBTM World Barcelona 2025
Jakarta kembali unjuk gigi di panggung internasional dengan ambisi besar. Melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, ibu kota akan tampil di ajang IBTM World Barcelona 2025, salah satu pameran MICE terbesar di dunia, untuk memperkenalkan konsep "Jakarta Masa Depan".Partisipasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas eksposur global sekaligus menggeser persepsi dunia terhadap Jakarta-dari sekadar pusat bisnis menjadi destinasi MICE urban modern yang terhubung dan kompetitif.Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, menyebut kehadiran Jakarta di IBTM sebagai bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk menaikkan posisi Jakarta di pasar global."Keikutsertaan Jakarta dalam IBTM World Barcelona 2025 merupakan bagian dari inisiatif strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus memposisikan diri tidak hanya sebagai pusat bisnis dan ekonomi, tetapi juga sebagai destinasi MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) dan wisata urban yang unggul di dunia," ujar Andhika, dalam keterangan tertulis, Rabu ."Booth Jakarta didesain dengan konsep modern dan dinamis, yang menyoroti perkembangan destinasi dan infrastruktur baru dan memperkenalkan kawasan strategis seperti PIK, JiExpo Kemayoran, serta pengembangan transportasi terintegrasi seperti LRT, MRT, Whoosh yang meningkatkan konektivitas," tambahnya.Sebagai penguatan, Jakarta membawa enam industri pariwisata untuk ikut serta dalam pameran, mulai dari asosiasi, DMC, hingga venue. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperlihatkan kesiapan ekosistem MICE Jakarta secara menyeluruh-dari penyedia layanan, destinasi, hingga dukungan infrastruktur.Disparekraf DKI Jakarta juga mengusung pesan utama 'The Future Jakarta' yang menampilkan sisi kota yang semakin modern, dinamis, dan penuh energi. Lewat kampanye ini, Jakarta ingin menonjolkan transformasi besar yang tengah berlangsung, termasuk pembangunan kawasan strategis dan integrasi transportasi yang memudahkan mobilitas wisatawan maupun penyelenggara event internasional.Dari ajang ini, Jakarta menargetkan terciptanya peluang bisnis baru, kolaborasi dengan pelaku industri global, serta peningkatan visibilitas sebagai destinasi yang siap menyambut event berskala besar. Selain mempromosikan daya tarik, delegasi juga berkesempatan mempelajari tren terbaru industri MICE, membangun jejaring internasional, dan memperkuat posisi Jakarta dalam kompetisi destinasi global.Partisipasi di IBTM World Barcelona 2025 menjadi momentum penting bagi Jakarta untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai kota masa depan-kota metropolitan yang bukan hanya aktif secara ekonomi, tetapi juga menghadirkan pengalaman urban yang lengkap, terhubung, dan ramah untuk sektor MICE dunia.Tonton juga video "Disparekraf DKI Jakarta Keluarkan Aturan Baru untuk Konser"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Balai Gakkumhut Wilayah Jabalnusra telah melakukan penelusuran lapangan pada Minggu, 25 Oktober 2025. Titik yang diduga tambang ilegal berada di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sekitar 11 km (±30 menit) dari Sirkuit Mandalika. Verifikasi awal menunjukkan tambang rakyat di APL ±4 hektare yang berbatasan dengan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu.Ekspansi sawit memperlihatkan bentuk lain dari keyakinan berlebihan manusia. Sawit dijanjikan sebagai motor ekonomi baru tetapi kita jarang bertanya mengapa keberhasilan ekonomi harus selalu diukur dengan skala penguasaan lahan.Dengan mengganti keanekaragaman hutan menjadi monokultur sawit manusia sedang menghapus ingatan ekologis bumi. Kita menciptakan ruang yang tampak hijau tetapi sebenarnya mati secara biologis. Daun daun sawit yang tampak subur menutupi kenyataan bahwa di bawahnya berkurang kehidupan tanah yang dulu kaya mikroorganisme.Kita menggantikan keindahan struktur alam dengan pola bisnis yang mengabaikan kerumitan ekologis. Sebuah bentuk kesombongan manusia yang percaya bahwa alam akan selalu menyesuaikan diri tanpa batas.Tambang adalah babak lain dari cerita yang sama tetapi dengan luka yang lebih dalam. Kawasan tambang yang menganga seperti tubuh bumi yang dipaksa menyerahkan organ vitalnya bukan karena kebutuhan manusia tetapi karena ketamakan ekonomi. Kita menukar keindahan hutan tropis dengan bongkahan mineral yang akan habis dalam beberapa tahun.Kita merusak sungai yang mensuplai kehidupan masyarakat setempat demi bahan baku industri global. Namun politik pembangunan sering memandang aktivitas tambang sebagai harga yang wajar untuk kemajuan nasional. Dalam kenyataan sesungguhnya tambang meninggalkan ruang kosong yang tidak bisa sepenuhnya pulih bahkan setelah beberapa generasi.Baca juga: Mengapa Perkebunan Sawit Merusak Lingkungan?Inilah ironi dari proyek kemajuan yang terlalu yakin pada dirinya sendiri. Ia lupa bahwa bumi memiliki daya dukung yang terbatas dan bahwa setiap luka ekologis akan kembali menghantam manusia. Jika kita melihat seluruh fenomena ini dengan lensa filsafat sains maka krisis lingkungan Indonesia bukan semata masalah teknis tetapi masalah epistemologis.Kita salah memahami posisi kita dalam alam. Kita bertindak seolah lebih tahu daripada alam sendiri. Kita percaya bahwa teknologi mampu mengatasi semua masalah padahal teknologi hanya memberikan solusi pada sebagian kecil dari apa yang kita rusak.

| 2026-02-02 03:10