Jalan Labanan-Kelai di Berau Jadi Uji Nyali Pengemudi: Salah Posisi Bisa Masuk Jurang

2026-01-17 04:45:47
Jalan Labanan-Kelai di Berau Jadi Uji Nyali Pengemudi: Salah Posisi Bisa Masuk Jurang
BERAU, - Kekhawatiran terus menghantui para pengendara yang melintas di Jalan Labanan–Kelai.Mereka seakan sedang uji nyali jika melewati ruas penghubung antara Kabupaten Berau dan Kutai Timur itu.Kondisinya didominasi longsoran tebing, badan jalan yang amblas, dan titik-titik rawan yang bisa runtuh sewaktu-waktu.Bagi warga, ini bukan sekadar jalan rusak, melainkan jalur berbahaya yang siap memutus akses kapan saja.Fahrul (41), sopir truk pengangkut barang, mengaku harus ekstra waspada ketika melewati tebing-tebing curam yang sebagian tanahnya sudah turun ke badan jalan.Baca juga: Buaya Masuk ke Area Pemukiman di Berau, Evakuasi Berlangsung Aman“Bukan lubang lagi, tapi jalan longsor. Banyak tebing yang turun ke jalan, jalannya menyempit dan licin. Kalau salah ambil posisi, bisa langsung masuk jurang,” tuturnya, Kamis .Hal serupa disampaikan Andika (27), pengendara motor dari Sambaliung, yang menyebut beberapa titik nyaris tak bisa dilewati saat hujan.“Badan jalannya ada yang amblas setengah. Kalau hujan, tanah bisa turun. Biasa itu, kadang tunggu giliran lewat satu-satu karena bahu jalan runtuh,” katanya.Menanggapi keresahan warga, Anggota Komisi III DPRD Kaltim Syarifatul Sya’diah memastikan bahwa penanganan jalan yang longsor tersebut kini masuk tahap final sebelum pengerjaan.“Kami sudah turun langsung cek lokasi dan sampaikan videonya ke Pak Gubernur dan Balai Jalan. Kondisinya memang sangat parah, banyak titik longsor dan tebing rawan runtuh,” katanya.Walau kewenangan jalan berada di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Komisi III tetap mendorong percepatan perbaikan melalui koordinasi intensif dan penyampaian data kerusakan.Baca juga: Empat Hari Pencarian Awak KM Mina Maritim di Berau Kaltim, 1 Orang Berhasil DitemukanHasilnya, anggaran sekitar Rp 220 miliar untuk penanganan poros Kelai–Labanan sudah selesai dilelang dan segera memasuki proses kontrak.“Artinya tidak lama lagi dikerjakan. Masyarakat sudah terlalu lama menunggu, ini prioritas,” tegasnya.Poros Labanan–Kelai merupakan jalur ekonomi penting yang menghubungkan mobilitas warga, logistik, dan distribusi komoditas pertanian, perkebunan, hingga tambang dari wilayah selatan Berau.Baca juga: Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Berau, 6 Nelayan Masih HilangKerusakan berupa longsor tebing dan penyempitan badan jalan disebut berpotensi memutus akses antarwilayah jika tidak segera ditangani.“Yang penting keselamatan masyarakat. Kami akan kawal agar pengerjaannya tepat waktu dan tidak menimbulkan korban,” ujar Syarifatul.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-17 04:59