— Polemik dugaan penggunaan bahan non halal oleh Warung Bakso Remaja Gading di Jalan Veteran, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, akhirnya menemui titik terang.Setelah melalui proses panjang dan sempat viral di media sosial, hasil uji laboratorium dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Solo memastikan bahwa produk bakso di warung tersebut negatif mengandung bahan non halal.Kasus yang semula menimbulkan keresahan di masyarakat ini berawal dari inspeksi mendadak (sidak) tim gabungan beberapa waktu lalu.Dalam sidak tersebut, petugas sempat menempelkan stiker “non halal” di depan warung, dan foto kejadian itu cepat menyebar luas di dunia maya.Baca juga: Bakso Remaja Gading Solo Dinyatakan Halal, Wali Kota Minta Maaf Keliru InformasiDugaan penggunaan bahan non halal mencuat setelah Dispangtan Solo bersama tim gabungan melakukan sidak di lokasi. Hasil pemeriksaan awal menyebutkan bahwa warung bakso tersebut belum memiliki izin usaha, sertifikat halal, serta sertifikasi higienis dan sanitasi.Kepala Dispangtan Kota Solo, Wahyu Kristina, menyampaikan bahwa dalam berita acara pemeriksaan sempat ditemukan indikasi penggunaan bahan yang belum jelas kehalalannya.“Awalnya memang ada temuan yang perlu ditelusuri lebih lanjut, termasuk bahan baku dan legalitasnya,” ujar Wahyu.Menindaklanjuti temuan itu, pihak Satpol PP Kota Solo mengeluarkan anjuran penutupan sementara, yang disampaikan kepada pemilik warung pada Senin .Namun, pemilik warung, Thirthania Laura Damayanthie, memutuskan untuk menutup usahanya lebih awal demi menghindari situasi yang tidak kondusif.“Sebenarnya tadi pagi diminta tutupnya nanti malam untuk habiskan stok. Tapi karena suasana tidak kondusif, akhirnya kami tutup siang itu juga, takut terjadi sesuatu,” kata Laura saat ditemui di lokasi, Senin .Baca juga: Bakso Remaja Gading Dinyatakan Halal, Satpol PP Izinkan Buka KembaliLaura membantah tudingan bahwa produk Bakso Remaja Gading menggunakan bahan non halal. Ia menegaskan seluruh bahan baku yang digunakan berasal dari daging sapi halal dan tidak ada unsur babi atau bahan haram lainnya.“Bakso kami halal. Waktu ayah saya ditanya petugas, beliau agak bingung menjawab soal halal dan non halal, mungkin dari situ terjadi salah paham,” jelas Laura.Menurut Laura, keluarganya yang beragama Islam selalu memastikan bahan makanan yang digunakan aman dan sesuai syariat.“Kami semua muslim dan selalu menjaga kehalalan produk,” tegasnya.Ia juga mengaku heran ketika mendengar kabar bahwa petugas telah mengambil sampel bakso untuk diuji di laboratorium, padahal pihaknya belum pernah didatangi langsung untuk pengambilan sampel.
(prf/ega)
Dari Salah Paham hingga Dinyatakan Halal, Ini Kronologi Lengkap Polemik Bakso Remaja Gading Solo
2026-01-12 05:19:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:34
| 2026-01-12 04:23
| 2026-01-12 04:00
| 2026-01-12 03:36










































