JAYAPURA, - Gubernur Papua, Matius D Fakhiri menerima laporan hasil audit mendalam terhadap empat rumah sakit di Papua, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, RSUD Abepura, Rumah Sakit Bhayangkara, dan Rumah Sakit Dian Harapan.Audit ini dilakukan oleh tim khusus dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyusul adanya kasus kematian ibu hamil dan anaknya yang tidak ditangani empat rumah sakit. Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Direktorat Jenderal Kesehatan Kemenkes RI, Ockti Palupi Rahayuningtyas menyampaikan, audit ini merupakan tindak lanjut langsung dari perintah Menteri Kesehatan."Kami diperintahkan langsung oleh Pak Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, untuk turun ke Papua, kami melakukan audit bersama Komite Nasional Keselamatan Pasien (KNKP) untuk turun ke 4 rumah sakit," kata Ockti usai bertemu Gubernur Fakhiri di Jayapura, Rabu .Tujuan utama dari audit ini yaitu menyehatkan kembali rumah sakit, baik dari sisi manajemen maupun operasional.Baca juga: Rekomendasi Kemenkes untuk RS di Jayapura Pasca-kasus Meninggalnya Irene SokoyHal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi para dokter dan tenaga kesehatan."Kami yakin, kalau dokter-dokternya nyaman bekerja di rumah sakit milik Pemprov Papua, maka pasien-pasien akan datang dan pada akhirnya pasien akan terlayani dengan baik. Biaya operasional bisa tertutupi ketika rumah sakit ini sehat," kata dia. Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI, Yuli Astuti Saripawan mengatakan, insiden pasien bermasalah yang terjadi sebelumnya merupakan pencetus awal upaya perbaikan."Semoga ke depannya tidak terjadi. Untuk menghindari supaya itu tidak berulang lagi, maka bagaimana supaya manajemen rumah sakit bisa mengelola rumah sakitnya dengan baik," kata Yuli./FINDI RAKMENI Tim khusus Kemenkes saat menggelar pertemuan dengan Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri di Kantor Gubernur Papua, Rabu Pengelolaan yang baik mencakup manajemen sumber daya manusia (SDM) agar tenaga kesehatan dapat bekerja dengan nyaman dan pada akhirnya memastikan pasien terlayani dengan optimal.Baca juga: Kemendagri Turunkan Tim Investigasi ke Jayapura Terkait Meninggalnya Irene SokoyTim audit berharap perubahan ini akan membawa perbaikan mutu pelayanan dan peningkatan keselamatan pasien.Berikut hasil rekomendasi tim audit: Menempatkan spesialis obstetri ginekologi (SpOG) siaga pada saat Desember, Natal, dan tahun baru, serta menghidupkan kamar operasi emergency (yang ada di kamar bersalin) di RSUD Abepura.Penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) untuk layanan pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK), perbaikan sistem rujukan, perbaikan sistem remunerasi berbasis kinerja, dan skema cepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis.KOMPAS.COM/HUMAS PEMDA PAPUA Gubernur Papua, Matius Derek Fakiri (MDF) melakukan kunjungan ke Kampung Hobong, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat dan bertemu langsung dengan pihak keluarga almarhum Irene Sokoy yang ditolak oleh pihak rumah sakit saat hendak melahirkan hingga meninggal.Perbaikan tata kelola rumah sakit mencakup bidang keuangan, bidang pelayanan medik, bidang SDM, pendidikan, penelitian, serta bidang operasional sebagai berikut:
(prf/ega)
Kasus Ibu Hamil Meninggal Ditolak 4 Rumah Sakit di Papua, Ini Rekomendasi Tim Audit Kemenkes
2026-01-13 00:10:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 00:11
| 2026-01-12 23:17
| 2026-01-12 22:29
| 2026-01-12 22:09
| 2026-01-12 21:51










































