JAKARTA, - Industri keramik nasional kembali menunjukkan kebangkitan sepanjang 2025.Sejumlah kebijakan pemerintah, mulai dari Anti-dumping, Safeguard, hingga penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) Wajib, dinilai bisa memberikan dorongan besar bagi pemulihan sektor ini.Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki), Edy Suyanto, menyampaikan tiga kebijakan pro-industri dalam negeri tersebut menimbulkan multiplier effect yang positif pada pelaku industri.Baca juga: SNI Wajib Dorong Keramik Lokal Kuasai Pasar dalam NegeriSHUTTERSTOCK/AYDO8 Ilustrasi ubin keramik. “Tahun ini terdapat tambahan kapasitas produksi baru hingga 25 juta meter persegi dan berhasil menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja baru,” ujar Edy lewat keterangan pers, Sabtu .Efek lanjutan dari meningkatnya kapasitas produksi tersebut adalah kemampuan industri nasional untuk sepenuhnya menggantikan keramik impor, yang sebelumnya mencapai 80 juta meter persegi per tahun.Menurutnya, kabar baik lainnya adalah para importir kini bersinergi dengan produsen lokal melalui skema Original Equipment Manufacturing (OEM).Dengan konsep ini, importir tidak lagi harus mendatangkan produk dari luar negeri, tetapi bekerja sama dengan pabrikan dalam negeri untuk memproduksi keramik dengan merek mereka sendiri.Baca juga: TKDN dan Program 3 Juta Rumah Diharapkan Bisa Topang Industri Keramik dari Tarif Trump“Hampir 90 persen importir besar yang bonafid telah menandatangani kontrak OEM dengan industri keramik nasional, dan mereka mengaku lebih puas dibanding mengimpor sendiri,” jelasnya.Industri keramik nasional menawarkan sejumlah kelebihan yang membuat konsep OEM semakin diminati.Beberapa di antaranya yaitu, pertama, kepastian suplai dan ketepatan waktu pengiriman, sehingga tidak ada keterlambatan akibat proses logistik internasional.
(prf/ega)
SNI Wajib dan Kebijakan Anti-dumping Bikin Industri Keramik Menggeliat
2026-01-11 22:51:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:01
| 2026-01-11 23:01
| 2026-01-11 22:15
| 2026-01-11 21:32
| 2026-01-11 21:19










































