PADANG, – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menetapkan status tanggap darurat bencana terhitung sejak Selasa .Penetapan tersebut dilakukan setelah banjir dan longsor melanda sejak Minggu .“Kita tetapkan status tanggap darurat bencana setelah kita rapat dengan Forkompinda,” kata Bupati Agam Benni Warlis saat dihubungi Kompas.com, Selasa .Baca juga: Curah Hujan Ekstrem Picu Banjir di Sumbar: Genangi Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, dan SolokBenni menjelaskan banjir dan longsor terjadi di sembilan dari enam belas kecamatan di Agam.Dampaknya, ribuan rumah terendam, ratusan warga mengungsi, dan sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, serta jalan terendam banjir.Setelah status tanggap darurat ditetapkan, Pemkab Agam mendirikan dua posko utama di Kantor BPBD Agam dan Kecamatan Banu Hampu.Pemerintah juga menginstruksikan seluruh desa atau nagari melakukan piket dua puluh empat jam guna mewaspadai potensi bencana susulan.“Kita juga meliburkan SMP dan SD di daerah yang terdampak bencana,” ujar Benni.
(prf/ega)
Banjir dan Longsor Meluas, Agam Tanggap Darurat dan Liburkan Sekolah
2026-01-12 17:35:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 17:48
| 2026-01-12 17:06
| 2026-01-12 16:39
| 2026-01-12 15:48










































