- Sejumlah ruas jalan tol turut terdampak cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah di Sumatera dalam beberapa hari terakhir.Setidaknya terdapat empat ruas jalan tol yang terdampak banjir dan longsor. Masing-masing ruas mengalami kondisi yang berbeda-beda.Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus melakukan penanaganan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat, terutama menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026."Ruas tol tersebut memiliki fungsi vital dalam mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Sumatera. Kementerian PU bersama BUJT dan seluruh pemangku kepentingan terus bekerja 24 jam untuk memastikan keamanan, stabilitas konstruksi, serta kelancaran arus lalu lintas menjelang Nataru 2025/2026," ujar Menteri PU, Dody Hanggodo dalam keterangannya, Minggu .Baca juga: Meski Terdapat Titik Rawan, Tol Sigli-Banda Aceh Aman DilintasiRuas Tol Sigli-Banda Aceh secara umum aman dan tetap beroperasi normal meski intensitas hujan tinggi terjadi di wilayah tersebut.Gerusan teridentifikasi pada Jembatan Akses GT Jantho KM 1+400 Jalur. Kondisi ini tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas, namun telah dilakukan pengamanan sementara berupa pemasangan water barrier dan peningkatan patroli pada titik rawan.BUJT juga membuka akses Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) untuk memperlancar distribusi logistik dan menyiapkan bantuan ringan bagi masyarakat terdampak bencana.Baca juga: Daftar Ruas Tol yang Kena Banjir dan Longsor di SumateraHujan ekstrem memicu gerusan tanah dan luapan air di sejumlah titik Seksi 2 (Kuala Bingai-Tanjung Pura), khususnya KM 49+800, KM 50+800, KM 52+600, dan KM 53+400 sehingga perlu dilakukan penghentian sementara operasi pada titik terdampak.Kementerian PU dan BUJT PT melakukan penanganan darurat berupa:Sementara itu, Seksi 3 Tanjung Pura-Pangkalan Brandan tetap beroperasi normal dan menjadi jalur alternatif.Baca juga: Ada Pembersihan Material, Rekayasa Lalin Berlaku di Tol MKTTGenangan sesaat terjadi pada KM 8+800 arah GT Padang dan telah surut, sehingga operasional kembali normal.Gerusan lereng teridentifikasi di beberapa titik:Penanganan sementara dilakukan untuk menjaga stabilitas area, disertai peningkatan patroli dan mitigasi karena hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi berlanjut.BUJT juga meningkatkan jumlah personel siaga serta menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak di sekitar lingkungan jalan tol.Baca juga: Waskita Karya (WSKT) Jual Tol Cimanggis-Cibitung Rp 3,28 Triliun ke Bakrie TollRuas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi mengalami longsor, ini menyebabkan amblasnya struktur di injak Jembatan 41+600 pada Jumat .Longsor terjadi sekitar pukul 11.30 WIB akibat hujan berintensitas tinggi yang meningkatkan debit air Sei Batu Gingging hingga menggerus fondasi timbunan jalan.Untuk itu, selama proses penanganan, rekayasa lalu lintas diterapkan, meliputi:
(prf/ega)
4 Ruas Jalan Tol di Sumatera Terdampak Banjir dan Longsor, Begini Kondisinya
2026-01-12 18:45:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 19:09
| 2026-01-12 18:42
| 2026-01-12 18:12
| 2026-01-12 17:34
| 2026-01-12 17:28










































