SERANG, - Sebanyak 12 siswa SMPN 2 Kibin, Kabupaten Serang, Banten mengakui pernah menggunakan narkotika jenis tembakau sintetis.Pengakuan mereka berawal dari ditemukannya barang bukti tembakau sintetis saat pihak sekolah melakukan operasi atau razia."Temuan itu kemudian ditindaklanjuti oleh petugas Unit Reskrim dengan melakukan pendalaman dan pengembangan," kata Kapolsek Cikande, AKP Tatang kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya, Sabtu .Baca juga: BNNP Jatim Temukan 15 Siswa SMP di Jalan Kunti Surabaya Positif NarkobaSetelah dilakukan pendalaman, diketahui ada 12 siswa yang mengakuinya.Dari hasil keterangan siswa, barang haram diperoleh dengan cara membeli secara bersama-sama melalui sebuah akun media sosial Instagram bernama “Story Jane”.Setelah melakukan transaksi, pembeli dan penjual kemudian menyepakati tempat untuk mengambil tembakau sintetis tersebut.Setelah diketahui titik pengambilan paketnya, mereka kemudian menuju lokasi di di wilayah Ciwandan, Kota Cilegon."Modus ini umum digunakan oleh pengedar untuk menghindari interaksi langsung dengan pembeli," ujar Tatang.Baca juga: 15 Siswa SMP Positif Narkoba, BNN Jatim: Harus Bebaskan Jalan Kunti Surabaya dari Cengkeraman BandarAdanya pengakuan tersebut, lanjut Tatang, polisi berkoordinasi dengan pihak SMPN 2 Kibin serta orangtua para siswa.Selanjutnya, para siswa menjalani pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) selama satu minggu berturut-turut di lingkungan sekolah.Pembinaan, kata Tatang, diberikan sebagai upaya pencegahan dini agar para pelajar tidak kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika."Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat karakter, meningkatkan kesadaran, dan menanamkan kembali nilai-nilai kedisiplinan," ucap Tatang.Baca juga: Eri Cahyadi Sebut 15 Siswa SMP di Jalan Kunti Surabaya Positif Narkoba Akan DirehabilitasiSelain pembinaan, para siswa juga mendapatkan sanksi tegas berupa surat peringatan terakhir sebelum dikeluarkan bila mengulang pelanggaran.Sanksi itu, menurut Tata, menjadi catatan resmi bahwa pelanggaran serupa tidak bisa ditoleransi.Apalagi mereka akan menghadapi kelulusan 4 bulan lagi."Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk komitmen sekolah dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman darinarkoba," ujar Tatang.
(prf/ega)
12 Siswa SMPN di Serang Mengaku Pakai Tembakau Sintetis, Kini Jalani Pembinaan Seminggu
2026-01-11 22:05:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 21:30
| 2026-01-11 21:26
| 2026-01-11 21:05
| 2026-01-11 20:03










































