Brimob Polda Jatim Gelar Operasi Kemanusiaan Bantu Korban Terdampak Erupsi Semeru

2026-01-14 08:14:59
Brimob Polda Jatim Gelar Operasi Kemanusiaan Bantu Korban Terdampak Erupsi Semeru
Brimob Polda Jawa Timur (Jatim) ikut terjun melakukan operasi kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Upaya penyelamatan hingga dukungan logistik dan pemulihan psikososial dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI, relawan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.Dansatbrimob Polda Jawa Timur Kombes Suryo Sudarmadi mengatakan satu Satuan Setingkat Kompi terdiri dari 36 personel Satbrimob dikerahkan sejak Sabtu (22/11/2025) dini hari. Mereka dikerahkan untuk mendukung pemulihan warga di Kecamatan Pronojiwo."Kegiatan dimulai pukul 04.30 WIB melalui pengoperasian dapur lapangan yang setiap hari memasak ratusan porsi makanan untuk warga terdampak, pengungsi, dan personel SAR," ujar Suryo.Sebelum kegiatan dimulai, mereka menggelar apel yang dipimin Danyon B Pelopor Kompol Toni Agus Salim. Setelah itu, Brimob diterjunkan membersihkan rumah warga dari abu vulkanik serta membantu memindahkan barang ke hunian tetap.Brimob juga ikut memberikan trauma healing kepada anak-anak di SDN 04 Pronojiwo yang mengalami tekanan psikologis pasca-erupsi. Kegiatan dipimpin Bripka Arif dan dua personel lain melalui permainan edukatif dan pendampingan emosional.Siang harinya, Pos Dapur Lapangan Brimob di Desa Supit Urang menerima kunjungan utusan Presiden RI yang meninjau kesiapan logistik dan pelayanan kepada warga. Sehari sebelumnya, Polda Jatim juga telah mengirim bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Semeru.Bantuan dilepas Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce. Dengan status Gunung Semeru berada pada Level IV (awas), bantuan difokuskan untuk dua titik pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo.Bantuan tersebut mencakup kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, pakaian anak, hingga 450 selimut untuk lansia dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja. Distribusi dilakukan secara humanis mengingat para pengungsi masih berada dalam kondisi trauma.Polda Jatim memastikan operasi kemanusiaan akan terus berlangsung hingga situasi benar-benar pulih."Dapur umum, pembersihan rumah, hingga trauma healing merupakan bagian dari misi kemanusiaan Polri untuk memulihkan warga Lumajang terdampak erupsi Semeru. Polri menegaskan akan terus menyampaikan perkembangan penanganan secara cepat dan transparan sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat di situasi bencana," ujar Suryo.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-01-14 07:47