Tarif Listrik per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan PLN pada 17-23 November 2025

2026-01-14 05:07:18
Tarif Listrik per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan PLN pada 17-23 November 2025
- Tarif listrik per kWh untuk pelanggan subsidi dan nonsubsidi pada periode 17–23 November 2025 telah ditetapkan.Penentuan tarif listrik ini mengacu pada tarif dasar listrik (TDL) Triwulan IV 2025 (Oktober-Desember).Mengutip laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tarif listrik pada pekan ini diputuskan tetap atau tidak mengalami perubahan.Artinya, besaran tarif per kWh bagi seluruh pelanggan PLN masih sama seperti sebelumnya.“Untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memutuskan tarif listrik tetap hingga akhir tahun,” ujar Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, dalam keterangan resmi, Rabu .Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, penyesuaian tarif listrik nonsubsidi (tariff adjustment) dilakukan setiap tiga bulan sekali.Adapun, penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah faktor seperti nilai tukar rupiah, harga minyak mentah dunia (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).Lantas, bagaimana rincian tarif listrik per kWh untuk semua golongan pelanggan PLN pada periode 17–23 November 2025?Baca juga: Berapa Biaya Token Listrik Anak Kos per Bulan untuk Lampu, Kipas, dan Charger?Tarif listrik PLN, baik prabayar maupun pascabayar, berlaku sama sesuai golongan daya.Perbedaannya, pelanggan prabayar harus membeli token terlebih dahulu, sedangkan pelanggan pascabayar membayar tagihan setelah penggunaan listrik.Dilansir dari laman resmi PT PLN, tarif listrik per kWh pada 17-23 November 2025 untuk pelanggan prabayar maupun pascabayar sebagai berikut: Tarif subsidi (S dan R-1 subsidi):Itulah daftar tarif listrik per kWh untuk November 2025 bagi pelanggan subsidi maupun nonsubsidi.Dengan mengetahui besaran tarif yang berlaku, masyarakat dapat lebih bijak mengatur penggunaan listrik agar tagihan tetap terkendali.Baca juga: Dosen ITB Ungkap Cara Menghemat Token Listrik Rp 100.000 untuk Anak Kos Pengguna AC


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-14 04:24