JAKARTA, - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan akan bertolak ke Amerika Serikat (AS) untuk melanjutkan perundingan terkait dengan pengenaan tarif impor 19 persen atau tarif resiprokal. Indonesia dan Amerika Serikat kata Airlangga pada prinsipnya telah mencapai kesepakatan mengenai pemberlakuan tarif sebesar 19 persen untuk produk dan komoditas asal Indonesia, sementara produk dari AS dikenakan tarif 0 persen. Meski demikian, pemerintah masih mengupayakan agar sejumlah komoditas unggulan Indonesia, seperti kakao dan kelapa sawit, dapat memperoleh fasilitas bea masuk nol persen di pasar Amerika Serikat. "Tim sudah sampai di AS dan mereka sudah mulai bicara, saya lusa ke sana. (Presiden) enggak (ikut)," ungkapnya kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin . Baca juga: Airlangga Usul WFA di 29-30 Desember 2025 Demi Genjot Mobilitas dan Konsumsi di Nataru Airlangga menyampaikan bahwa sejumlah produk dan komoditas asal Indonesia tetap mendapatkan pengecualian dari pengenaan bea masuk 19 persen, sebagaimana diatur dalam executive orders yang disepakati kedua negara. Namun, ia menjelaskan bahwa komoditas kelapa sawit masih memerlukan pembahasan lanjutan secara khusus dengan pemerintah Amerika Serikat. Pembahasan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam agenda pertemuannya dengan United States Trade Representative (USTR) pada kunjungan mendatang. Baca juga: Airlangga Pamer ke Prabowo, Ekonomi Baik hingga IHSG Cetak Rekor Tertinggi Ia menegaskan bahwa meskipun ketentuan pengecualian tarif telah tercantum dalam executive orders, komoditas kelapa sawit akan dibahas secara khusus melalui mekanisme bilateral dengan pemerintah Amerika Serikat. Sementara itu, pemerintah Indonesia dan AS akan melanjutkan pembahasan penyusunan dokumen hukum (legal drafting) terkait penerapan tarif impor sebesar 19 persen yang telah disepakati pada Juli 2025.
(prf/ega)
Airlangga Siap Terbang ke AS, Siap Nego Tarif Impor
2026-01-12 14:21:41
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:02
| 2026-01-12 12:27
| 2026-01-12 12:15
| 2026-01-12 11:46










































