Hutama Karya Kebut Pembangunan 196 Huntara di Aceh Tamiang

2026-02-05 01:36:58
Hutama Karya Kebut Pembangunan 196 Huntara di Aceh Tamiang
JAKARTA, - PT Hutama Karya (Persero) mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.Percepatan dilakukan melalui pola kerja 24 jam dengan sistem shifting dan pengawasan mutu yang diperketat agar hunian segera layak ditempati warga terdampak.Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah mempercepat perbaikan infrastruktur serta memperkuat kolaborasi dengan BUMN lain sesuai arahan Danantara dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).Baca juga: Pascabanjir Sumatera, Brantas Abipraya Targetkan 500 Hunian Sementara Rampung Tahun IniDok. PT Hutama Karya (Persero) Sebanyak tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya akan membangun 600 hunian sementara (huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.“Kami memastikan koordinasi lapangan berjalan lancar agar hunian berkualitas, segera siap digunakan warga,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa .Pekerjaan Huntara di Aceh Tamiang dikerjakan melalui kolaborasi tujuh BUMN Karya di bawah koordinasi Danantara.Dari total target 196 unit Huntara, Hutama Karya mengerahkan sumber daya secara optimal agar hunian dapat difungsionalkan pada Kamis .Fokus pekerjaan meliputi fondasi, rangka atap, rangka dinding, lantai panggung, serta pemasangan pintu dan jendela.Baca juga: BPI Danantara dan BP BUMN Siapkan 15.000 Hunian Sementara bagi Korban Banjir di SumateraHingga Senin , progres proyek diarahkan pada percepatan pekerjaan struktur dan penyediaan utilitas dasar agar unit hunian segera fungsional. Huntara dirancang dengan konsep hunian memanjang, masing-masing berukuran 4,5 meter x 4,5 meter.Dorongan percepatan pembangunan Huntara menguat seiring agenda Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan meninjau langsung perkembangan pembangunan Huntara di Aceh Tamiang sekaligus bertemu warga terdampak banjir pada Kamis .ANTARA FOTO/Irwansyah Putra Foto udara, lahan yang telah dibersihkan untuk pembangunan hunian sementara bagi korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu . Pemerintah mempersiapkan lahan milik Pemkab Aceh Tamiang dan lahan perkebunan perusahaan untuk dibangun tempat hunian sementara korban bencana banjir bandang. Informasi tersebut disampaikan oleh Tenaga Ahli Danantara Khairul Jasmi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu .Masih terkait percepatan penyediaan hunian, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan percepatan pembangunan Huntara dan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana di Aceh dan wilayah Sumatera menjadi perhatian lintas kementerian dan lembaga.Baca juga: Gubernur Aceh Harap Pemulihan Infrastruktur dan Pembangunan Hunian DipercepatTeddy menyebut target pembangunan 15.000 unit hunian dalam tiga bulan, seiring inisiatif penanganan dari BNPB dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).Selain unit hunian, fasilitas kawasan juga disiapkan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan dasar penghuni selama masa tinggal sementara.Dalam rencana teknis, fasilitas bersama mencakup dapur umum, area cuci, musala, serta sarana sanitasi. Dukungan utilitas berupa instalasi listrik dan air bersih turut disiapkan agar hunian dapat segera difungsikan.Di sekitar area Huntara, Hutama Karya juga terlibat dalam pemulihan infrastruktur dan rehabilitasi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.Baca juga: Akses Bireuen-Takengon Aceh Mulai Pulih, Jembatan dan Jalan Kembali Difungsikan


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-05 02:11