[HOAKS] Dubes Inggris Menyebut Keberadaan Aceh di Indonesia Tidak Sah

2026-01-12 18:23:36
[HOAKS] Dubes Inggris Menyebut Keberadaan Aceh di Indonesia Tidak Sah
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar. - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Malaysia, Ajay Sharma disebut menyatakan bahwa keberadaan Aceh di Indonesia tidak sah.Narasi tersebut beredar di media sosial melalui tangkapan layar berita yang diterbitkan pada 12 September 2025.Namun, informasi tersebut hoaks. Simak penelusuran fakta berikut.Tangkapan layar berita mencatut Dubes Inggris menyatakan keberadaan Aceh di Indonesia tidak sah disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, Instagram ini, dan ini.Berikut judul artikelnya:Duta Besar Inggris Mengatakan Keberadaan Indonesia di Aceh Tidak Sah (ILEGAL)akun Facebook Tangkapan layar berita mencatut Dubes Inggris menyatakan keberadaan Aceh di Indonesia tidak sah yang disebarkan oleh akun Facebook, 13 September 2025.Tangkapan layar yang beredar bersumber dari artikel di Bhrian.com.Tertera penulis, tanggal, dan jam penayangan sama seperti tangkapan layar, yakni ditulis oleh Mohd Zaky Zainuddin 12 September 2025 pukul 11.46.Kendati demikian, artikel aslinya sama sekali tidak membahas mengenai Dubes Inggris untuk Malaysia.Penulis membahas mengenai ketidakstabilan politik ASEAN, seperti di Indonesia, Thailand, dan Filipina. Kemudian dampaknya bagi Malaysia.Foto yang ditampilkan pada unggahan di media sosial juga berbeda dengan artikel aslinya.Foto yang dipakai bersumber dari situs web Kedutaan Besar Inggris untuk Malaysia, menampilkan Dubes Ajay Sharma.Sejauh ini, tidak ditemukan pernyataan dari Ajay Sharma mengenai status Aceh di Indonesia.Terkait komentar mengenai Aceh, pernah disampaikan oleh Dubes Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey.Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Dominic menghadiri Pengan Elephant Conservation Initiative di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh pada 19 Juni 2025.


(prf/ega)