Ratas di Istana, Gus Ipul: Atensi Presiden Perkuat Pemberdayaan Sangat Besar

2026-01-13 12:32:35
Ratas di Istana, Gus Ipul: Atensi Presiden Perkuat Pemberdayaan Sangat Besar
Menteri Sosial RI (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap penguatan program pemberdayaan masyarakat.Hal ini ia sampaikan seusai menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) bersama Prabowo dengan para menteri di bawah kordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) di Istana Kepresidenan RI, Jakarta."Jadi tadi rapat terbatas ya bidang pemberdayaan masyarakat tapi juga yang ada kaitannya dengan Kemenko PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), Kemendiktisaintek (Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi), juga Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah). Ini dalam kerangka memperkuat pemberdayaan, intinya itu," ujar Gus Ipul, dalam keterangan tertulis, Rabu .Gus Ipul menegaskan bantuan sosial (bansos) tetap dijalankan sebagai bentuk perlindungan dan jaminan sosial, namun arah kebijakan kini didorong untuk memperkuat program pemberdayaan agar masyarakat yang produktif bisa mandiri."Bansos itu sifatnya perlindungan dan jaminan sosial, maka sekarang didorong pemberdayaan. Program pemberdayaan itu bisa dilakukan bersinergi dengan berbagai kementerian," jelas Gus Ipul.Menurut Gus Ipul, bentuk program pemberdayaan ini sangat beragam, tergantung pada kebutuhan masyarakat."Bentuk programnya macam-macam. Ada pelatihan, bantuan modal usaha, memperkuat aset. Nanti sesuai hasil asesmen," terang Gus Ipul."Ada yang ingin membuka usaha, ada yang ingin bekerja, ada juga yang ingin ke luar negeri. Jadi nanti sesuai dengan tugas dan fungsi kementerian masing-masing," sambungnya.Gus Ipul menambahkan sinergi ini menjadi bagian dari upaya Prabowo untuk membangun masyarakat mandiri melalui data yang terintegrasi."Pemberdayaan ini dimulai dari data. Datanya sekarang dimutakhirkan terus," jelas Gus Ipul.Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk lansia dan penyandang disabilitas, sebagai bagian dari perluasan perlindungan sosial."Kami juga tadi masih mengusulkan kepada Pak Presiden untuk memberikan makan bergizi gratis khusus untuk lansia dan penyandang disabilitas. Kita akan dalami lagi dan laporkan pada kesempatan lain," kata Gus Ipul.Gus Ipul menambahkan program MBG bagi lansia dan disabilitas merupakan transformasi dari program permakanan Kemensos yang telah berjalan."Selama ini kan sudah ada, cuma kita ingin memperbaiki datanya supaya diterima oleh mereka yang berhak. Kalau nanti semuanya lancar, tahun depan akan ada MBG untuk lansia dan penyandang disabilitasnya," kata Gus Ipul."Kira-kira untuk lansia menyasar 100 ribu, untuk penyandang disabilitas 30 ribu lebih," sambungnya.Menurut Gus Ipul, perhatian Prabowo terhadap pemberdayaan ini menunjukkan arah baru kebijakan sosial nasional."Sangat besar atensi Presiden Prabowo, karena baru di era Pak Presiden ini ada Kemenko Pemberdayaan. Ini menandai adanya komitmen kuat dari Presiden untuk memperkuat pemberdayaan," ujar Gus Ipul."Jangan semata-mata bansos, karena kalau tidak diiringi pemberdayaan, orang akhirnya demotivasi, hanya berharap datangnya bansos," lanjutnya.Gus Ipul menegaskan keluarga penerima manfaat (KPM) yang berada pada usia produktif akan terus didorong untuk mengikuti program pemberdayaan agar dapat mandiri dan keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial."Bagi yang usia produktif, yang sehat, mari kita sama-sama melakukan pemberdayaan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga penerima manfaat. Intinya, bansos itu perlindungan sosial, tapi pemberdayaan itu jalan menuju kemandirian," tegas Gus Ipul.Sebagai informasi, ratas tersebut juga dihadiri oleh Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar; Menko PMK Pratikno; Mendiktisaintek Brian Yuliarto, serta sejumlah menteri terkait.Lihat juga Video Prabowo Gelar Ratas di Hari Minggu, Bahlil: Rapat Tak Kenal Hari Libur[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Angkringan Balap Paseban viral karena keragaman menu dan suasananya yang selalu ramai.Menu andalan berupa nasi kucing dengan pilihan lauk seperti tempe, sambal usus, sambal teri, hingga ayam geprek menjadi favorit pengunjung.Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per item. Angkringan ini buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.Tingginya minat pengunjung membuat antrean kerap terbentuk bahkan sebelum jam buka. Datang lebih awal menjadi strategi utama untuk mendapatkan tempat duduk dan pilihan menu yang masih lengkap.Mangut Lele Mbah Marto menjadi representasi kuliner tradisional Yogyakarta yang bertahan di tengah tren kekinian.Warung ini dikenal dengan konsep pawon atau dapur tradisional yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.Kompas.com/Silvita Agmasari Mangut lele yang dijual di warung Mbah Marto, Bantul, Yogyakarta.Lele yang digunakan tidak digoreng, melainkan diasap terlebih dahulu dengan tusukan pelepah daun kelapa sebelum dimasak menjadi mangut.Metode pengasapan ini menghasilkan aroma khas dengan cita rasa manis dan gurih yang kuat. Mangut lele disajikan dengan kuah santan pedas yang menjadi ciri khas masakan tradisional Jawa.Baca juga: Itinerary Kulineran Serba Legendaris di Yogyakarta Bujet Rp 150.000Mangut Lele Mbah Marto berlokasi di Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul.Warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Harga mangut lele dibanderol sekitar Rp 25.000 per porsi. Karena peminatnya tinggi, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Bagi pencinta kuliner pagi, Sate Koyor Yu Ira menjadi tujuan wajib. Warung sederhana ini telah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan berlokasi di kawasan Pasar Ngasem, pusat aktivitas warga sejak dini hari.Tribun Jogja/Hamim Thohari Sate koyorMenu andalannya adalah sate koyor, bagian urat sapi yang diolah hingga empuk dan kaya rasa.Harga sate koyor dibanderol mulai Rp 10.000, menjadikannya pilihan terjangkau bagi pengunjung pasar maupun wisatawan.Warung Yu Ira buka mulai pukul 05.00 hingga 15.00 WIB. Waktu paling ramai terjadi pada pagi hari, seiring aktivitas pasar yang padat.Datang sebelum pukul 09.00 WIB menjadi waktu ideal untuk menikmati menu favorit tanpa harus menunggu lama.

| 2026-01-13 11:32