Cara Masak Udang Bakar Bumbu Meresap, Kuncinya Ada di 3 Langkah Ini

2026-01-16 13:26:28
Cara Masak Udang Bakar Bumbu Meresap, Kuncinya Ada di 3 Langkah Ini
 - Udang bakar sering jadi menu andalan saat makan malam keluarga atau acara bakar-bakaran.Namun, tak sedikit yang kecewa karena bumbunya hanya terasa di permukaan, sementara daging udang di dalam tetap hambar.Padahal, memasak udang bakar bumbu meresap tidak selalu membutuhkan teknik rumit. Kuncinya ada pada tahap persiapan dan cara memanggang yang tepat.Dilansir dari buku Yuk Makan Ikan – Sedapnya Ikan Bakar karya Dapur Alma, ada beberapa trik sederhana agar udang bakar terasa lebih gurih dan bumbunya menyatu hingga ke dalam.Baca juga: Langkah awal agar bumbu meresap adalah membersihkan udang dengan benar. Buang kotoran di punggung udang, lalu belah sedikit bagian punggungnya. Sayatan ini membantu bumbu masuk ke serat daging udang saat dimarinasi.Sebelum diberi bumbu utama, lumuri udang dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan sekitar 10–15 menit. Cara ini membantu menghilangkan bau amis sekaligus membuka pori-pori daging udang agar lebih mudah menyerap bumbu.Untuk hasil maksimal, gunakan bumbu halus dari bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, dan cabai. Bumbu halus lebih mudah menempel dan meresap dibanding bumbu iris, terutama pada daging udang yang teksturnya padat.Salah satu trik agar bumbu udang bakar meresap adalah menambahkan sedikit air panas ke dalam bumbu marinasi. Air panas membantu mengaktifkan aroma rempah dan mempercepat proses penyerapan bumbu ke dalam daging udang.Setelah diolesi bumbu, diamkan udang selama minimal 10 menit. Jangan langsung dibakar agar bumbu punya waktu menyatu dengan daging. Jika ingin rasa lebih kuat, udang bisa didiamkan lebih lama di dalam kulkas.Saat membakar, olesi udang dengan sisa bumbu secara berkala. Teknik ini membuat lapisan bumbu bertambah dan rasa makin kuat. Bakar hingga kedua sisi udang berubah warna dan harum, tanpa terlalu lama agar tidak kering.Api terlalu besar membuat bumbu cepat gosong sebelum meresap. Gunakan api sedang dan bolak-balik udang agar matang merata dan bumbu tetap menempel dengan baik.Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-16 12:09