Jejak Syaikhona Kholil, Ulama Besar yang Jadi Sumber Inspirasi Madura United

2026-01-12 09:53:55
Jejak Syaikhona Kholil, Ulama Besar yang Jadi Sumber Inspirasi Madura United
BANGKALAN, - Penetapan Syaikhona Muhammad Kholil sebagai Pahlawan Nasional membawa kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Madura.Tokoh ulama besar asal Bangkalan ini resmi dianugerahi gelar tersebut oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Senin .Sebagai pahlawan bidang perjuangan pendidikan Islam, ia merupakan ulama karismatik yang menempuh jalur pendidikan kultural, sosial dan agama.Momen itu terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, seolah menegaskan peran besar Syaikhona Kholil dalam perjuangan bangsa dan pembentukan nasionalisme Indonesia.Baca juga: Madura United Klarifikasi soal Biaya Jutaan Rupiah untuk Masuk Akademi KlubNamanya sudah lama diusulkan sebagai pahlawan nasional, karena dikenal sebagai sumbu pergerakan Islam Nusantara sekaligus sosok yang membangkitkan kesadaran politik dan sosial masyarakat di abad ke-19.Dari pemikiran dan pengaruh beliau, lahir generasi santri pejuang seperti KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Hasbullah dan KH Bisri Syamsuri, tiga tokoh pendiri Nahdlatul Ulama.Dua di antaranya kini juga telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menyebut penetapan Syaikhona Kholil sebagai pahlawan nasional adalah keputusan yang patut disyukuri.“Memang sewajarnya beliau mendapatkan gelar Pahlawan Nasional,” kata pria yang biasa disapa Pak AQ itu kepada Kompas.com.Menurutnya, sosok Syaikhona Kholil memiliki tempat istimewa dalam sejarah Madura dan menjadi bagian dari identitas klub berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut.Baca juga: Miris dengan Kematian Affan yang Tewas Dilindas, Pemain Asing Madura United: Saya Sangat Sedih Mendengarnya“Mbah Kholil dikenal sebagai seorang ahli fiqh dan tarekat, bahkan beliau mampu memadukan kedua ilmu tersebut. Perpaduan fiqih dan tarekat jarang dimiliki para ulama saat ini,” imbuhnya.Sebagai pemimpin klub sepak bola yang menjadi kebanggaan masyarakat Madura, Achsanul melihat nilai-nilai perjuangan dan spiritualitas Syaikhona Kholil juga tercermin dalam semangat para pemain Madura United di lapangan.ADITYA PRADANA PUTRA Sejumlah ahli waris tokoh-tokoh yang mendapatkan gelar Pahlawan Nasional mengikuti prosesi pemberian gelar di Istana Negara, Jakarta, Senin . Presiden Prabowo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh yang dinilai berjasa besar bagi Indonesia, antara lain K.H. Abdurrahman Wahid, Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto, Marsinah, Mochtar Kusumaatmaja, Hj. Rahma El Yunusiyyah, Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, Sultan Muhammad Salahuddin, Syaikhona Muhammad Kholil, Tuan Rondahaim Saragih, dan Zainal Abidin Syah. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nzIa juga mengenang, ketika mess Madura United pada tahun 2016–2019 masih berada di Bangkalan, tidak jauh dari Makam Syaikhona Kholil.Hal tersebut turut membangun karakter dan spiritualitas para pemain Madura United.“Pemain pasti nyekar ke Makam Syaikhona, bahkan shalat lima waktu sering dilakukan di sana, karena waktu itu mess pemain sangat dekat dengan makam Syaikhona,” tutur Achsanul Qosasi.


(prf/ega)