Capaian Polda Jateng 2025: Angka Kriminalitas-Gangguan Kamtibmas Menurun

2026-02-03 11:30:51
Capaian Polda Jateng 2025: Angka Kriminalitas-Gangguan Kamtibmas Menurun
Polda Jawa Tengah (Jateng) memaparkan capaian kerja selama 2025. Salah satunya yakni angka kriminalitas dan gangguan kamtibmas yang menurun.Hal itu diungkap Polda Jateng saat menggelar pers rilis akhir tahun 2025 di Gedung Borobudur Mapolda Jateng. pada Senin (29/12/2025) pukul 13.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, didampingi Dirresnarkoba, Dirreskrimum, Dirlantas, dan Dirsamapta Polda Jateng.Dalam kesempatan itu, Artanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, TNI, pemerintah daerah, dan insan pers atas dukungan serta sinergi yang telah terjalin sehingga situasi kamtibmas di Jateng sepanjang 2025 tetap aman dan kondusif."Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Namun kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan tugas Polri. Hal ini menjadi bahan evaluasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik ke depan," ujar Artanto dalam keterangan tertulis, seperti dilansir detikJateng, Selasa (30/12/2025).Artanto memaparkan, secara umum angka gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Jateng menurun, khususnya pada kejahatan konvensional yang turun signifikan disertai tingginya tingkat penyelesaian perkara.Di bidang pemberantasan narkoba, kata Artanto, Polda Jateng berhasil mengungkap ribuan kasus dengan barang bukti narkotika dalam jumlah besar. Polda Jateng pun berhasil menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus mengedepankan pendekatan rehabilitasi dan pencegahan.Di bidang lalu lintas, lanjut Artanto, meskipun jumlah kecelakaan mengalami peningkatan, angka korban meninggal dunia justru menurun. Menurunnya angka korban tewas itu, kata Artanto, seiring dengan penguatan upaya preventif melalui edukasi, sosialisasi, dan optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE)."Hal ini sekaligus bukti meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengutamakan keselamatan berlalu lintas," imbuhnya.Baca selengkapnya di siniSimak juga Video: Laka Lantas-Kriminalitas di Jatim Menurun Selama Operasi Ketupat Semeru 2025[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-03 11:10