Inflasi November Naik 0,17 Persen, Emas Perhiasan Jadi Pendorong Utama

2026-02-03 00:58:14
Inflasi November Naik 0,17 Persen, Emas Perhiasan Jadi Pendorong Utama
JAKARTA, - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi November 2025 sebesar 0,17 persen month-to-month.Indeks Harga Konsumen bergerak dari 109,04 pada Oktober menjadi 109,22 pada November.Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan komoditas emas perhiasan memberi andil terbesar untuk inflasi bulan lalu.“Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok ini adalah emas perhiasan, dengan andil 0,08 persen,” ujar Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Senin .Baca juga: Sinergi Data Harga Pangan BPS-Kemendag, dari Pasar ke Kebijakan Pengendalian InflasiInflasi year-on-year tercatat 2,72 persen. Inflasi tahun kalender berada pada level 2,27 persen.Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar. Kelompok ini naik 1,21 persen dan memberi andil 0,09 persen./DEBRINATA RIZKY Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji IsmartiniSelain emas perhiasan, komoditas lain yang mendorong inflasi antara lain tarif angkutan udara dengan andil 0,04 persen, bawang merah 0,03 persen, ikan segar 0,02 persen, serta wortel 0,02 persen.Sejumlah komoditas turun harga dan menahan inflasi. Daging ayam ras memberi andil deflasi 0,03 persen. Beras dan cabai merah masing-masing 0,02 persen. Telur ayam ras dan kentang masing-masing memberi deflasi 0,01 persen.Seluruh komponen inflasi tercatat naik pada November. Komponen inti tumbuh 0,17 persen dan memberi andil 0,11 persen.“Emas perhiasan menjadi komoditas utama yang mendorong inflasi inti,” kata Pudji.Baca juga: Pramono Pamer Kinerja di Jakarta: Ekonomi Stabil, Inflasi TerkendaliSebaran harga per wilayah menunjukkan 28 provinsi mengalami inflasi dan 10 provinsi mengalami deflasi. Papua mencatat inflasi tertinggi 1,69 persen. Aceh mencatat deflasi terdalam 0,67 persen.BPS menyoroti inflasi emas perhiasan yang naik selama 27 bulan berturut-turut. Pada November, komoditas ini mencatat inflasi 3,99 persen dengan andil 0,08 persen, lebih rendah dibanding bulan sebelumnya.Kelompok transportasi mencatat inflasi 0,34 persen dengan andil 0,04 persen. Kenaikan terutama berasal dari tarif angkutan udara yang naik 6,02 persen.“Pola historis, tarif angkutan udara memang cenderung meningkat pada periode Oktober hingga Desember, kecuali pada 2022 dan 2024,” ujar Pudji.Dengan perkembangan tersebut, BPS menilai inflasi November tetap berada dalam tren terkendali meskipun sejumlah komoditas mendapat tekanan harga menjelang akhir tahun.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 00:55